Negosiasi Perdamaian Temui Jalan Buntu, Iran Salahkan AS

Senin, 27 April 2026 - 16:25 WIB
loading...
A A A
Sementara itu, kekerasan terus berlanjut di front Lebanon dalam perang tersebut, meskipun gencatan senjata baru-baru ini diperpanjang antara Israel dan Hizbullah yang didukung Iran.

Kedua pihak saling menyalahkan atas pelanggaran pada hari Minggu, dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan militer "dengan giat" menargetkan kelompok tersebut karena kedua pihak mengklaim serangan baru.

Hizbullah menyeret Lebanon ke dalam perang Timur Tengah pada 2 Maret dengan menembakkan roket ke Israel untuk membalas kematian pemimpin tertinggi Iran Ali Khamenei, dengan Israel menanggapi dengan serangan dan invasi darat.

Netanyahu mengatakan dalam rapat kabinet mingguan bahwa tindakan Hizbullah "menghancurkan gencatan senjata," sementara Hizbullah bersumpah untuk menanggapi pelanggaran Israel dan "pendudukan berkelanjutan" mereka.

Kementerian Kesehatan Lebanon mengatakan serangan Israel di selatan negara itu pada hari Minggu menewaskan 14 orang, hari paling mematikan sejak gencatan senjata diberlakukan.

Koresponden AFP melaporkan lalu lintas padat menuju utara karena orang-orang mengungsi setelah peringatan dan peningkatan serangan.

Israel juga melaporkan seorang tentara tewas dalam pertempuran di Lebanon selatan.

Negara itu menegaskan bahwa berdasarkan ketentuan gencatan senjata, mereka dapat bertindak lagi. “Serangan yang direncanakan, akan segera terjadi, atau sedang berlangsung.”

“Ini berarti kebebasan bertindak tidak hanya untuk menanggapi serangan... tetapi juga untuk mencegah ancaman langsung dan bahkan ancaman yang muncul,” kata Netanyahu.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Israel Setujui RUU Larang...
Israel Setujui RUU Larang Seruan Azan, Hakim Agung Palestina: Serangan Terhadap Umat Islam
Iran-Israel Perang Lagi,...
Iran-Israel Perang Lagi, Arab Saudi Aktifkan Peringatan Serangan Udara
Rekomendasi
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
Ariana Grande dan Ethan...
Ariana Grande dan Ethan Slater Dikabarkan Putus Setelah Tiga Tahun Pacaran
5 Legenda Sepak Bola...
5 Legenda Sepak Bola yang Dicurangi Peraturan Lama Ballon d'Or
Berita Terkini
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved