Kapal Induk AS Ke-3 Tiba di Dekat Iran, Trump Sebut Teheran Tak Punya Banyak Waktu

Jum'at, 24 April 2026 - 14:00 WIB
loading...
Kapal Induk AS Ke-3...
USS George H.W. Bush, kapal induk AS ketiga yang dikerahkan ke Timur Tengah telah tiba di perairan dekat Iran. Foto/X @CENTCOM
A A A
TEHERAN - USS George H.W. Bush, kapal induk Amerika Serikat (AS) ketiga yang dikerahkan ke Timur Tengah, telah tiba di perairan dekat Iran pada hari Kamis. USS Bush tiba bersama kapal-kapal perang pengawalnya.

Kehadiran kelompok tempur kapal induk tersebut secara signifikan memperkuat kekuatan militer AS yang dimiliki Presiden Donald Trump saat dia menekan pemerintah di Teheran untuk menyerahkan program nuklirnya, membuka kembali Selat Hormuz, dan menyetujui untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung selama berminggu-minggu yang telah menggoyahkan sebagian besar wilayah tersebut.

Kedatangan Kelompok Tempur Kapal Induk USS George H.W. Bush, yang membawa ribuan tentara tambahan dan puluhan jet tempur canggih, diumumkan oleh Komando Pusat AS (CENTCOM), yang mengawasi operasi militer di Timur Tengah.

Baca Juga: Iran Tiba-tiba Aktifkan Sistem Rudal, Klaim Diserang Musuh

Perjalanannya ke wilayah tersebut telah dipantau secara ketat sebagai titik sinyal potensial sementara Trump berupaya mencapai kemajuan dalam negosiasi perdamaian yang tersendat antara Washington dan Teheran.

USS Bush telah berlayar di lepas pantai timur Afrika. Menurut CENTCOM, yang dikutip The Washington Post, Jumat (24/4/2026), pada hari Kamis, kapal itu berada di Samudra Hindia.

Lebih dari 4.000 pasukan AS lainnya dari Gugus Tugas Kapal Amfibi USS Boxer dan gugus tugas Korps Marinir yang menyertainya, Unit Ekspedisi Marinir ke-11, diperkirakan akan tiba di Timur Tengah dalam beberapa minggu mendatang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Kapal Induk Garibaldi...
Kapal Induk Garibaldi dan Masa Depan Strategi Maritim Indonesia
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
KPK Cecar Maruf Cahyono...
KPK Cecar Ma'ruf Cahyono terkait Penerimaan Uang selama Jabat Sekjen MPR
Kepuasan Peserta TASPEN...
Kepuasan Peserta TASPEN Terus Membaik, Catat Rekor Positif Sejak Empat Tahun Lalu
Berita Terkini
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved