Kapal Induk AS Ke-3 Tiba di Dekat Iran, Trump Sebut Teheran Tak Punya Banyak Waktu

Jum'at, 24 April 2026 - 14:00 WIB
loading...
A A A
Belum jelas apa yang mungkin diperintahkan kepada Kelompok Tempur USS Bush. Meskipun Trump mengatakan pada hari Selasa bahwa dia akan memperpanjang gencatan senjata AS yang rapuh dengan Iran, dia telah menyatakan frustrasi atas penolakan Teheran untuk memenuhi tuntutannya dan secara terbuka berbicara tentang kesediaannya untuk melanjutkan serangan militer.

Trump, menulis di media sosial pada hari Kamis, berusaha untuk menghilangkan anggapan bahwa dia telah menjadi tidak sabar karena kedua pihak berjuang untuk menyelesaikan perbedaan mereka.

“Bagi orang-orang… yang berpikir bahwa saya ‘tertekan’ untuk mengakhiri Perang (jika Anda bahkan menyebutnya demikian!) dengan Iran, harap diperhatikan bahwa saya mungkin adalah orang yang paling tidak tertekan yang pernah berada di posisi ini,” tulis Trump di platform Truth Social miliknya.

“Saya punya banyak waktu, tetapi Iran tidak—Waktu terus berjalan!” lanjut Trump.

Selama gencatan senjata, yang pertama kali diumumkan pada 7 April, pasukan AS yang ditempatkan telah menggunakan waktu tersebut untuk memposisikan ulang dan mengisi kembali kapal dan pesawat, kata seorang pejabat AS, yang berbicara dengan syarat anonim untuk membahas operasi. Militer siap untuk melanjutkan serangan jika diperintahkan, kata pejabat tersebut.

Kapal induk USS Bush bergabung dengan kapal induk USS Gerald R. Ford dan USS Abraham Lincoln—menambah jumlah pesawat dan kapal perang yang dibawa keduanya dan melengkapi kemampuan pertahanan udara dan serangan jarak jauh mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Detik-Detik Gempa Dahsyat...
Detik-Detik Gempa Dahsyat M7,3 Guncang Lepas Pantai Meksiko, Korban Jiwa Nihil
Mengapa Blokade Houthi...
Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?
Rekomendasi
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
9 Jaksa Mulai Bekerja...
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
Berita Terkini
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Infografis
Tegang, Jet Tempur China...
Tegang, Jet Tempur China Kejar Pesawat AS Dekat Kapal Induk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved