Perang Iran, Pencurian BBM Marak di Eropa, AS dan Australia: Tangki Mobil Dibor Pencuri

Rabu, 22 April 2026 - 17:30 WIB
loading...
A A A
Gambaran yang sama terjadi di seberang Atlantik. Pada hari Senin, American Automobile Association menetapkan harga rata-rata nasional AS di atas USD4 per galon dan hingga USD6 di California. Sebelum perang, harga rata-rata AAA kurang dari USD3.

Pada hari Minggu, Menteri Energi Chris Wright mengakui harga bensin di bawah USD3 “mungkin tidak akan terjadi hingga tahun depan.”

Komentar tersebut memicu kecaman keras dari Presiden AS Donald Trump yang menyebut pernyataan itu “sama sekali salah,” menambahkan harga akan turun “segera setelah [perang] ini berakhir.”

Meskipun otoritas AS belum merilis data terpadu tentang pencurian bensin, Washington Post melaporkan insiden tersebut, mencatat para pencuri sekarang menggunakan bor untuk membuat lubang di tangki bahan bakar kendaraan dan menguras isinya — terkadang hanya ke dalam wadah seperti jerigen susu.

Seorang warga Arizona mengeluh kepada surat kabar tersebut bahwa ia tidak hanya kehilangan tangki bahan bakarnya, tetapi juga harus membayar tagihan perbaikan sebesar USD3.000.

Eropa juga mengalami kenaikan harga yang pesat, dengan media melaporkan lonjakan hingga 40% pada harga solar di Jerman sejak awal perang.

Di Prancis, harga energi secara keseluruhan naik hampir 9% pada bulan Maret. Krisis ini juga menyebabkan peningkatan penjualan mobil listrik sebesar 51% di seluruh Eropa kontinental.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Maskapai Eropa Diminta...
Maskapai Eropa Diminta Tak Melintasi Langit Teluk, Ancaman Rudal dan Drone Mengintai
Iran Tolak Negosiasi...
Iran Tolak Negosiasi dengan AS saat Ini, Fokus Perang
Rekomendasi
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Antisipasi Risiko Sosial...
Antisipasi Risiko Sosial Tambang, Perusahaan Didorong Terapkan Standar Keberlanjutan Global
Prabowo: Pemimpin Indonesia...
Prabowo: Pemimpin Indonesia Bukan Pemimpin yang Bodoh, Naif, ataupun Penakut
Berita Terkini
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved