Perang Iran, Pencurian BBM Marak di Eropa, AS dan Australia: Tangki Mobil Dibor Pencuri

Rabu, 22 April 2026 - 17:30 WIB
loading...
Perang Iran, Pencurian...
Pencuri BBM beraksi di SPBU di Inggris. Foto/ua.news
A A A
LONDON - Gelombang kejahatan "isi bensin lalu kabur" melanda SPBU di seluruh Inggris, sementara pengemudi Amerika Serikat (AS) mendapati tangki bensin mereka bocor dan bahan bakarnya terkuras. Situasi itu terjadi saat perang AS-Israel di Iran telah memicu lonjakan harga minyak dan gas di seluruh dunia, menurut laporan media dan pengawas industri.

Krisis ini sebagian besar dipicu penutupan de facto Selat Hormuz, titik penting yang menangani sekitar 20% pasokan minyak dunia.

Situasi ini diperburuk oleh serangan balasan Iran terhadap infrastruktur energi Teluk – meskipun serangan tersebut kini telah dihentikan sebagai bagian dari gencatan senjata sementara AS-Iran.

Harga bensin di Inggris telah melonjak hingga lebih dari 1,58 poundsterling (USD2,14) per liter rata-rata, naik dari 1,33 poundsterling sebelum perang, menurut Royal Automobile Club.

Menurut lembaga pengawas pencegahan kejahatan Forecourt Eye, kenaikan harga mendorong peningkatan 27% dalam pencurian dengan cara melarikan diri dari SPBU.

Studi oleh lembaga tersebut, yang didasarkan pada data dari sekitar 500 SPBU di seluruh Inggris, Skotlandia, dan Wales, menemukan lebih dari 6.500 liter bahan bakar dicuri setiap hari pada bulan Maret, peningkatan 15,7% dari bulan Februari.
Studi tersebut juga menghitung jika data ini diekstrapolasi secara nasional, SPBU akan kehilangan sekitar 1,25 juta poundsterling (USD1,69 juta) setiap pekan.

“Dengan biaya bahan bakar saat ini, pengendara yang sengaja menghindari pembayaran bahan bakar merugikan sektor ini lebih dari 100 juta poundsterling per tahun,” kata Claire Nichol, direktur eksekutif British Oil Security Syndicate, kepada The Sun, menambahkan operator harus “ekstra waspada selama periode puncak.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Laporan: Mossad Coba...
Laporan: Mossad Coba Rekrut Eks Presiden Ahmadinejad dalam Operasi Pergantian Rezim Iran
Heboh! 100 Lebih Politisi...
Heboh! 100 Lebih Politisi Demokrat di DPR AS Tolak Bantuan Militer untuk Israel
Rekomendasi
20 Tahun Tsunami Pangandaran,...
20 Tahun Tsunami Pangandaran, Ahli: Megathrust Ancaman Nyata
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
Percepat Terbentuknya...
Percepat Terbentuknya Ekosistem Pasar Karbon Nasional yang Kredibel, Transparan, dan Berdaya Saing
Berita Terkini
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved