Trump Perpanjang Gencatan Senjata, tapi Blokade Selat Hormuz Dilanjutkan
Rabu, 22 April 2026 - 06:10 WIB
loading...
Presiden AS Donald Trump perpanjang gencatan senjata, tapi blokade Selat Hormuz dilanjutkan. Foto/X/CENTCOM
A
A
A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran . Dia mengatakan bahwa militer AS akan menunda serangan yang direncanakan untuk memberi waktu lebih banyak bagi Teheran untuk mengajukan proposal untuk mengakhiri perang.
Trump mengatakan langkah tersebut pada hari Selasa dilakukan atas permintaan mediator Pakistan. Gencatan senjata tersebut dijadwalkan berakhir pada hari Rabu.
“Oleh karena itu, saya telah mengarahkan Militer kita untuk melanjutkan Blokade dan, dalam semua hal lainnya, tetap siap dan mampu, dan oleh karena itu akan memperpanjang Gencatan Senjata sampai proposal mereka diajukan, dan diskusi diselesaikan, dengan satu atau lain cara,” kata presiden AS dalam sebuah unggahan media sosial, dilansir Al Jazeera.
Tanpa batas waktu spesifik, pernyataan Trump menunjukkan bahwa perpanjangan gencatan senjata dari pihak AS bersifat terbuka.
Iran tidak segera menanggapi pernyataan Trump. Kantor berita semi-resmi Tasnim mengatakan posisi Teheran akan "diumumkan secara resmi nanti".
Beberapa jam sebelum unggahan media sosialnya, Trump mengatakan bahwa ia menentang perpanjangan gencatan senjata, memperingatkan Iran bahwa waktu semakin habis.
Perubahan sikap ini terjadi ketika para pejabat Iran mengutuk blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan negara itu, yang menimbulkan keraguan tentang partisipasi mereka dalam pembicaraan yang dijadwalkan pada hari Rabu di Pakistan.
Trump mengatakan langkah tersebut pada hari Selasa dilakukan atas permintaan mediator Pakistan. Gencatan senjata tersebut dijadwalkan berakhir pada hari Rabu.
“Oleh karena itu, saya telah mengarahkan Militer kita untuk melanjutkan Blokade dan, dalam semua hal lainnya, tetap siap dan mampu, dan oleh karena itu akan memperpanjang Gencatan Senjata sampai proposal mereka diajukan, dan diskusi diselesaikan, dengan satu atau lain cara,” kata presiden AS dalam sebuah unggahan media sosial, dilansir Al Jazeera.
Tanpa batas waktu spesifik, pernyataan Trump menunjukkan bahwa perpanjangan gencatan senjata dari pihak AS bersifat terbuka.
Iran tidak segera menanggapi pernyataan Trump. Kantor berita semi-resmi Tasnim mengatakan posisi Teheran akan "diumumkan secara resmi nanti".
Beberapa jam sebelum unggahan media sosialnya, Trump mengatakan bahwa ia menentang perpanjangan gencatan senjata, memperingatkan Iran bahwa waktu semakin habis.
Perubahan sikap ini terjadi ketika para pejabat Iran mengutuk blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan negara itu, yang menimbulkan keraguan tentang partisipasi mereka dalam pembicaraan yang dijadwalkan pada hari Rabu di Pakistan.
Lihat Juga :