Terungkap, Inggris Hilang Kontak dengan 95.000 Tentara Cadangan

Senin, 20 April 2026 - 11:21 WIB
loading...
Terungkap, Inggris Hilang...
Kementerian Pertahanan Inggris hilang kontak dengan sekitar 95.000 personel cadangan strategis yang akan mereka panggil kembali pada saat darurat nasional. Foto/army.mod.uk
A A A
LONDON - Kementerian Pertahanan Inggris telah hilang kontak dengan sekitar 95.000 personel cadangan strategis yang akan mereka panggil kembali pada saat darurat nasional. Puluhan ribu personel itu merupakan para veteran militer yang masuk daftar tentara cadangan.

Mengutip laporan The Guardian, Senin (20/4/2026), para pejabat pertahanan gagal menyimpan catatan lengkap detail kontak mereka.

Baca Juga: Trump Ledek Kapal Induk Inggris seperti Mainan, Kesal karena Tak Dukung AS Melawan Iran

Fakta itu diungkap George Robertson, pensihat pertahanan utama pemerintah Inggris, dalam sebuah acara di Salisbury, Wiltshire. Robertson merupakan mantan sekretaris pertahanan dan mantan Sekretaris Jenderal NATO yang ikut menulis Tinjauan Pertahanan Strategis (SDR) tahun lalu.

“Yang dibahas dalam tinjauan ini adalah tentang memiliki cadangan strategis, yaitu semua orang di ruangan ini yang pernah bertugas di angkatan bersenjata dan memiliki kewajiban berkelanjutan,” kata Robertson, yang sekarang menjadi anggota parlemen dari Partai Buruh.

"Namun, Kementerian Pertahanan saat ini bahkan tidak tahu di mana sebagian besar dari mereka berada. Jadi, kita perlu mengumpulkan mereka yang tersedia, sehat, dan bersedia untuk melakukannya," paparnya.

Berdasarkan hukum yang berlaku, semua mantan perwira, baik reguler maupun cadangan, tetap memiliki kewajiban untuk dipanggil kembali seumur hidup. Kementerian Pertahanan menjaga kontak dengan mantan personel militer dalam enam tahun pertama setelah mereka meninggalkan dinas penuh waktu melalui surat "pelaporan tahunan".

Ada dugaan bahwa catatan serupa tidak dipelihara untuk kelompok personel yang lebih besar yang masa dinasnya berakhir lebih dari enam tahun yang lalu dan bahwa praktik menjaga kontak dengan semua veteran yang wajib dipanggil kembali telah ditinggalkan setelah berakhirnya Perang Dingin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Netanyahu: Israel Masih...
Netanyahu: Israel Masih Mungkin Serang Iran!
Rekomendasi
Pengumuman Hasil Seleksi...
Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPPK Sekolah Rakyat 2026 Dirilis, Cek Akun SSCASN!
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: JPU Abaikan Sejumlah Laporan Pelapor dalam Dakwaan
IPB University Akan...
IPB University Akan Buka Jalur RPL untuk Penerimaan Mahasiswa Baru S1 dan Pascasarjana
Berita Terkini
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved