Terungkap, Inggris Hilang Kontak dengan 95.000 Tentara Cadangan

Senin, 20 April 2026 - 11:21 WIB
loading...
A A A
"Kita tidak siap. Kita tidak diasuransikan. Kita sedang diserang. Kita tidak aman...Keamanan dan keselamatan nasional Inggris dalam bahaya," paparnya.

The Royal United Services Institute (RUSI) juga mengkritik cakupan dan kecepatan perubahan pada manajemen cadangan strategis. Dalam makalah pengarahan yang diterbitkan pada bulan Februari, lembaga think tank pertahanan tersebut berpendapat bahwa pemerintah "belum menjelaskan bagaimana personel yang dipanggil kembali akan didanai untuk keterlibatan rutin, dipersenjatai, dilatih secara kolektif, atau diintegrasikan dengan formasi reguler dan cadangan yang berukuran kecil yang diharapkan menghasilkan efek tingkat korps atau bagaimana mereka akan diintegrasikan ke dalam pasukan pertahanan dalam negeri".

Perdana Menteri Keir Starmer baru-baru ini menggemakan peringatan NATO bahwa Rusia akan siap menyerang aliansi tersebut dalam tiga tahun.

Seorang juru bicara Kementerian Pertahanan mengatakan: “Kami menyadari pentingnya cadangan strategis, itulah sebabnya kami mewujudkan Tinjauan Pertahanan Strategis melalui RUU angkatan bersenjata kami."

“Rancangan undang-undang ini akan memperluas basis cadangan kita dengan meningkatkan batas usia maksimal untuk pemanggilan kembali, memungkinkan transfer yang lancar antara pasukan reguler dan cadangan, serta memberi wewenang kepada menteri pertahanan untuk mengesahkan pemanggilan kembali untuk operasi militer. Kami juga terus meningkatkan data kami dan berkomunikasi dengan komunitas cadangan strategis kami untuk memobilisasi talenta dengan cepat ketika dibutuhkan," imbuhnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Taiwan Luncurkan Puluhan...
Taiwan Luncurkan Puluhan Rudal HIMARS ke Arah China
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
World Giving Report...
World Giving Report 2026: Donasi Global Turun, Indonesia Bertahan di Atas Rata-rata Dunia
Jangan Salah Kaprah!...
Jangan Salah Kaprah! Begini Cara Menyambut Tahun Baru Islam Menurut Syariat
Kronologi Haji Bolot...
Kronologi Haji Bolot Dilarikan ke RS karena Serangan Jantung, Bermula dari Sesak Napas
Berita Terkini
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved