Pria Bersenjata Tembak Mati 6 Orang di Supermarket Kyiv, Pelaku Dikenal sebagai Pembenci Yahudi
Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sebuah unggahan dari Oktober 2017 berjudul "On Jews and Jewry", Vasilchenkov menulis bahwa Inkuisisi, Benito Mussolini, Adolf Hitler, dan Joseph Stalin "membunuh dan membunuh, tetapi belum cukup membunuh."
Dalam unggahan lain dari Februari 2019, dia menulis bahwa pemberontak pro-Rusia di Donbass "menghancurkan orang yang salah" dan seharusnya menargetkan "penjahat Yahudi dan pengikut aliran sesat Yahudi", dia menambahkan bahwa "orang Yahudi perlu digantung".
"Tentang apa yang harus dilakukan—pelajari Paus Borgia (abad ke-15), Kotovsky, Petlyura, Hitler, Bandera, Brezhnev," tulisnya.
Stepan Bandera adalah salah satu pemimpin nasionalis Ukraina yang berkolaborasi dengan Nazi Jerman selama Perang Dunia II, dan pengikutnya terlibat dalam pembantaian orang Yahudi dan warga Polandia. Bandera dan tokoh-tokoh nasionalis era Perang Dunia II lainnya dirayakan di Ukraina modern sebagai pahlawan dan pejuang kemerdekaan.
Media Ukraina juga melaporkan bahwa Vasilchenkov menggugat pemerintah pada tahun 2023 dan 2024, menuntut kenaikan pensiun militernya, dan sebelumnya pernah berurusan dengan hukum. TSN merilis sebuah video yang diduga menunjukkan dia menyerang seorang pembeli di dalam toko kelontong pada tahun 2023.
Dalam unggahan lain dari Februari 2019, dia menulis bahwa pemberontak pro-Rusia di Donbass "menghancurkan orang yang salah" dan seharusnya menargetkan "penjahat Yahudi dan pengikut aliran sesat Yahudi", dia menambahkan bahwa "orang Yahudi perlu digantung".
"Tentang apa yang harus dilakukan—pelajari Paus Borgia (abad ke-15), Kotovsky, Petlyura, Hitler, Bandera, Brezhnev," tulisnya.
Stepan Bandera adalah salah satu pemimpin nasionalis Ukraina yang berkolaborasi dengan Nazi Jerman selama Perang Dunia II, dan pengikutnya terlibat dalam pembantaian orang Yahudi dan warga Polandia. Bandera dan tokoh-tokoh nasionalis era Perang Dunia II lainnya dirayakan di Ukraina modern sebagai pahlawan dan pejuang kemerdekaan.
Media Ukraina juga melaporkan bahwa Vasilchenkov menggugat pemerintah pada tahun 2023 dan 2024, menuntut kenaikan pensiun militernya, dan sebelumnya pernah berurusan dengan hukum. TSN merilis sebuah video yang diduga menunjukkan dia menyerang seorang pembeli di dalam toko kelontong pada tahun 2023.
(mas)
Lihat Juga :