Pria Bersenjata Tembak Mati 6 Orang di Supermarket Kyiv, Pelaku Dikenal sebagai Pembenci Yahudi
Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB
loading...
A
A
A
"Operasi itu sangat kompleks. Waktunya sangat terbatas. (Pelaku) menolak untuk berkomunikasi dan tidak mau berkompromi. Ada banyak warga sipil (di dalam supermarket)," kata seorang petugas KORD yang berbicara secara anonim kepada wartawan.
Berbicara kepada pers, Klymenko mencatat bahwa pelaku memiliki karabin berburu terdaftar dan sertifikat medis yang diperlukan untuk mengizinkan penggunaannya. Dia menambahkan bahwa kantor kejaksaan sedang menyelidiki lembaga medis mana yang mengeluarkan sertifikat tersebut.
Insiden ini sekali lagi memicu perdebatan tentang kepemilikan senjata api oleh warga sipil di Ukraina, sebuah isu yang memecah belah opini publik. Pengendalian senjata di Ukraina diatur oleh resolusi parlemen, arahan Kementerian Dalam Negeri, dan pasal pidana, tetapi legislasi telah terhenti di parlemen selama bertahun-tahun.
Menurut laporan media Ukraina, Vasilchenkov lahir di Moskow pada tahun 1968, tetapi merupakan warga negara Ukraina dan pernah bertugas di Angkatan Darat Ukraina hingga awal tahun 2000-an. Dia dilaporkan tinggal di Rusia dari tahun 2015 hingga 2017 sebelum kembali ke Kyiv.
Toronto Television melaporkan bahwa pelaku pernah membuat unggahan yang tidak menentu dan penuh dengan hinaan anti-Semit di halaman Facebook lama yang aktif dari tahun 2016 hingga 2019. Dalam unggahan tersebut, dia menyerukan agar orang Yahudi "dimusnahkan," merujuk pada pogrom dan Holocaust.
Berbicara kepada pers, Klymenko mencatat bahwa pelaku memiliki karabin berburu terdaftar dan sertifikat medis yang diperlukan untuk mengizinkan penggunaannya. Dia menambahkan bahwa kantor kejaksaan sedang menyelidiki lembaga medis mana yang mengeluarkan sertifikat tersebut.
Insiden ini sekali lagi memicu perdebatan tentang kepemilikan senjata api oleh warga sipil di Ukraina, sebuah isu yang memecah belah opini publik. Pengendalian senjata di Ukraina diatur oleh resolusi parlemen, arahan Kementerian Dalam Negeri, dan pasal pidana, tetapi legislasi telah terhenti di parlemen selama bertahun-tahun.
Benci Yahudi, Pelaku Singgung Hitler
Menurut laporan media Ukraina, Vasilchenkov lahir di Moskow pada tahun 1968, tetapi merupakan warga negara Ukraina dan pernah bertugas di Angkatan Darat Ukraina hingga awal tahun 2000-an. Dia dilaporkan tinggal di Rusia dari tahun 2015 hingga 2017 sebelum kembali ke Kyiv.
Toronto Television melaporkan bahwa pelaku pernah membuat unggahan yang tidak menentu dan penuh dengan hinaan anti-Semit di halaman Facebook lama yang aktif dari tahun 2016 hingga 2019. Dalam unggahan tersebut, dia menyerukan agar orang Yahudi "dimusnahkan," merujuk pada pogrom dan Holocaust.
Lihat Juga :