NATO Akan Jadi Macan Ompong jika AS Keluar, Ini 4 Alasannya

Selasa, 14 April 2026 - 09:30 WIB
loading...
NATO Akan Jadi Macan...
NATO akan jadi macan ompong. Foto/X
A A A
LONDON - Ketidaksukaan Donald Trump terhadap sekutu NATO sudah ada bahkan sebelum ia menjadi presiden Amerika Serikat untuk pertama kalinya. Dari kemarahan atas pengeluaran pertahanan mereka yang relatif rendah hingga — baru-baru ini — ancaman untuk mengambil alih Greenland, wilayah anggota NATO lainnya, Denmark, pemimpin Amerika itu telah lama membuat aliansi tersebut tegang.

Namun, keputusan sekutu NATO untuk tidak bergabung dalam perang Trump melawan Iran telah memperdalam keretakan hingga ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, kata para analis. Pekan ini, Trump menyebut kurangnya dukungan mereka sebagai noda pada aliansi "yang tidak akan pernah hilang". Kanselir Friedrich Merz dari Jerman bahkan mengatakannya lebih terus terang, beberapa jam kemudian: Konflik tersebut "telah menjadi ujian stres trans-Atlantik".

NATO Akan Jadi Macan Ompong jika AS Keluar, Ini 4 Alasannya

1. NATO Akan Terpecah

“Tidak akan ada kembali ke keadaan normal di NATO, baik selama pemerintahan AS saat ini maupun pemerintahan berikutnya,” kata Jim Townsend, peneliti senior adjunkt di Center for a New American Security dan mantan Wakil Asisten Menteri Pertahanan untuk Eropa dan NATO, dilansir Al Jazeera. “Kita lebih dekat dengan perpecahan daripada sebelumnya.”

Trump tidak dapat menarik AS keluar dari aliansi begitu saja.

Untuk melakukannya secara resmi, ia membutuhkan mayoritas dua pertiga di Senat AS atau undang-undang Kongres — skenario yang kemungkinan besar tidak akan terjadi dalam waktu dekat, karena NATO masih menikmati dukungan luas di antara banyak legislator di kedua partai besar Amerika.

Namun ada hal lain yang dapat dilakukan Trump. AS tidak memiliki kewajiban untuk membantu sekutu jika mereka diserang. Pasal 5 perjanjian tersebut menyatakan kewajiban pertahanan kolektif anggota, tetapi tidak secara otomatis memaksa respons militer — dan ada skeptisisme di antara sekutu tentang apakah Washington akan pernah datang untuk membantu.

AS juga dapat memindahkan sekitar 84.000 pasukan Amerika yang tersebar di seluruh Eropa keluar dari benua tersebut. Wall Street Journal melaporkan pada hari Rabu bahwa Trump sedang mempertimbangkan untuk memindahkan beberapa pangkalan AS dari negara-negara yang dianggap tidak membantu selama perang Iran dan memindahkannya ke negara-negara yang lebih mendukung. Dia dapat menutup pangkalan militer AS dan menghentikan koordinasi militer dengan sekutu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Belajar dari Iran: Tiga...
Belajar dari Iran: Tiga Pelajaran Strategis bagi Indonesia
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Potensi Gula Non-Tebu...
Potensi Gula Non-Tebu yang Dianaktirikan
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Berita Terkini
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
6 Tentara Israel Tewas...
6 Tentara Israel Tewas dalam 3 Hari Terakhir Akibat Sergapan Hizbullah
Meski IRGC Tutup Selat...
Meski IRGC Tutup Selat Hormuz, Perundingan Damai AS dan Iran Digelar di Swiss
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved