Intelijen AS Tuding China Akan Kirim Senjata ke Iran

Sabtu, 11 April 2026 - 14:06 WIB
loading...
A A A
Israel melancarkan serangan besar-besaran dan invasi darat ke Lebanon setelah menyerang Iran pada 28 Februari, sebagai tanggapan atas serangan roket ke Israel dari Hizbullah, sebuah gerakan Muslim Syiah dan kelompok militan yang didukung Iran.

Otoritas Lebanon mengatakan permusuhan selama berminggu-minggu telah menewaskan lebih dari 1.950 orang, dengan serangan Israel menewaskan lebih dari 350 orang pada hari Rabu saja, hari pertama gencatan senjata AS-Iran.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan bahwa mencapai kemajuan dalam pembicaraan di Islamabad akan membutuhkan kerja keras.

“Gencatan senjata sementara telah diumumkan, tetapi sekarang tahap yang lebih sulit menanti: tahap...

“Ini adalah tahap yang, dalam bahasa Inggris, disebut setara dengan ‘berhasil atau gagal.’”

Di Islamabad, semua rute menuju Hotel Serena, tempat yang diharapkan untuk perundingan, diblokir dengan pengamanan ketat, sementara spanduk besar dan papan digital di sepanjang jalan raya mengumumkan “Perundingan Islamabad.”

Di Teheran, seorang warga berusia 30 tahun mengatakan kepada AFP bahwa ia skeptis negosiasi akan berhasil, menggambarkan sebagian besar pernyataan Trump sebagai “omong kosong belaka.”

Saham Wall Street naik tajam selama seminggu, dan harga minyak turun seiring dengan tercapainya gencatan senjata yang rapuh antara Amerika Serikat dan Iran.

Selama seminggu, ketiga indeks utama AS naik lebih dari tiga persen. Harga minyak kembali turun pada hari Jumat. Selama seminggu, harga minyak anjlok sekitar 13 persen.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Pasukan Israel Ditipu...
Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji
Rekomendasi
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Sinopsis The Value of...
Sinopsis The Value of Patience: Perjuangan Alex Mengejar Cinta dan Masa Depan
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved