Intelijen AS Tuding China Akan Kirim Senjata ke Iran

Sabtu, 11 April 2026 - 14:06 WIB
loading...
A A A
Tetapi “jika mereka mencoba mempermainkan kami, maka mereka akan mendapati tim negosiasi tidak begitu responsif.”

Iran bersikeras pada gencatan senjata di Lebanon dan pencairan asetnya agar pembicaraan Islamabad dapat berjalan—namun hingga saat ini belum terwujud.

Presiden AS Donald Trump menuntut pembukaan Selat Hormuz sebagai syarat gencatan senjata selama dua minggu yang memungkinkan negosiasi tersebut.

Namun, selat tersebut, yang dilalui seperlima minyak mentah dunia, belum dibuka kembali untuk lalu lintas normal, dan Trump berjanji pada hari Jumat untuk segera membukanya "dengan atau tanpa" kerja sama Iran.

Ia mengatakan prioritas utamanya dalam pembicaraan Islamabad adalah untuk memastikan Republik Islam tidak dapat memiliki senjata nuklir. "Tidak ada senjata nuklir. Itu 99 persennya," katanya.

Serangan udara Israel berlanjut di Lebanon pada hari Jumat terhadap Hizbullah meskipun Iran menuntut agar serangan tersebut dihentikan sebagai syarat gencatan senjata dengan Washington.

Israel mengatakan gencatan senjata AS-Iran tidak mencakup Lebanon.

Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat, Yechiel Leiter, mengatakan negaranya akan mengadakan diskusi dengan pemerintah Lebanon di Washington minggu depan tetapi tidak akan membahas gencatan senjata dengan Hizbullah.

Israel “setuju untuk memulai negosiasi perdamaian formal” dengan pemerintah Lebanon, yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengannya, kata Leiter dalam sebuah pernyataan.

“Israel menolak untuk membahas gencatan senjata dengan organisasi teroris Hizbullah, yang terus menyerang Israel dan merupakan penghalang utama perdamaian antara kedua negara.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Ngeri! Macan Tutul Masuk...
Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman
Rekomendasi
Sinopsis The Value of...
Sinopsis The Value of Patience: Perjuangan Alex Mengejar Cinta dan Masa Depan
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved