Ekonomi China Melambat, Generasi Muda Hadapi Pengangguran dan Tekanan Hidup
Sabtu, 11 April 2026 - 11:44 WIB
loading...
A
A
A
Di tengah kondisi ini, muncul pula perdebatan terkait akurasi data pertumbuhan ekonomi China. Beberapa pengamat menilai angka resmi cenderung optimistis, meskipun tidak secara langsung dimanipulasi oleh pemerintah pusat.
“Jika perkiraan saya benar, pertumbuhan ekonomi China mungkin berada di kisaran 3 hingga 4 persen dalam beberapa tahun ke depan,” kata Gao.
Tekanan ekonomi tersebut juga berdampak pada kondisi psikologis generasi muda. Di media sosial China, istilah seperti “lying flat” dan “involution” semakin populer untuk menggambarkan sikap menarik diri dari kompetisi dan frustrasi terhadap terbatasnya peluang.
Istilah “lying flat” bahkan sempat menjadi viral setelah seorang pengguna internet membagikan pengalamannya hidup dengan pengeluaran minimal selama dua tahun tanpa pekerjaan.
Meski demikian, pemerintah China terus menekankan pentingnya stabilitas jangka panjang dan pertumbuhan berbasis inovasi, termasuk di sektor teknologi, kecerdasan buatan, dan manufaktur maju.
Namun, laporan tersebut mencatat bahwa bagi banyak generasi muda, narasi tersebut belum cukup menjawab kebutuhan mendasar, seperti pekerjaan yang stabil dan kemampuan memenuhi kebutuhan hidup tanpa bergantung pada subsidi.
Laporan tersebut menyimpulkan bahwa tantangan terbesar China ke depan mungkin bukan lagi pada sektor produksi atau ekspor, melainkan pada melemahnya kepercayaan generasi mudanya terhadap masa depan.
Jika tren ini berlanjut, perubahan sikap generasi muda dari optimisme menjadi kehati-hatian dinilai dapat membawa dampak jangka panjang terhadap arah ekonomi dan sosial China.
“Jika perkiraan saya benar, pertumbuhan ekonomi China mungkin berada di kisaran 3 hingga 4 persen dalam beberapa tahun ke depan,” kata Gao.
Kehati-hatian Generasi Muda
Tekanan ekonomi tersebut juga berdampak pada kondisi psikologis generasi muda. Di media sosial China, istilah seperti “lying flat” dan “involution” semakin populer untuk menggambarkan sikap menarik diri dari kompetisi dan frustrasi terhadap terbatasnya peluang.
Istilah “lying flat” bahkan sempat menjadi viral setelah seorang pengguna internet membagikan pengalamannya hidup dengan pengeluaran minimal selama dua tahun tanpa pekerjaan.
Meski demikian, pemerintah China terus menekankan pentingnya stabilitas jangka panjang dan pertumbuhan berbasis inovasi, termasuk di sektor teknologi, kecerdasan buatan, dan manufaktur maju.
Namun, laporan tersebut mencatat bahwa bagi banyak generasi muda, narasi tersebut belum cukup menjawab kebutuhan mendasar, seperti pekerjaan yang stabil dan kemampuan memenuhi kebutuhan hidup tanpa bergantung pada subsidi.
Laporan tersebut menyimpulkan bahwa tantangan terbesar China ke depan mungkin bukan lagi pada sektor produksi atau ekspor, melainkan pada melemahnya kepercayaan generasi mudanya terhadap masa depan.
Jika tren ini berlanjut, perubahan sikap generasi muda dari optimisme menjadi kehati-hatian dinilai dapat membawa dampak jangka panjang terhadap arah ekonomi dan sosial China.
(mas)
Lihat Juga :