Ekonomi China Melambat, Generasi Muda Hadapi Pengangguran dan Tekanan Hidup

Sabtu, 11 April 2026 - 11:44 WIB
loading...
A A A
Namun, menurut laporan tersebut, kebijakan ini mencerminkan masalah yang lebih mendasar, yakni melemahnya daya beli masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda. Subsidi dinilai tidak lagi sekadar insentif, melainkan menjadi alat struktural untuk menopang permintaan domestik.

Masalah lain yang menjadi sorotan adalah tingginya tingkat pengangguran di kalangan muda. Meski tingkat pengangguran perkotaan secara umum berada di kisaran 5 persen, angka untuk kelompok usia muda jauh lebih tinggi.

Proyeksi Bank Dunia dan OECD


Bank Dunia memperkirakan tingkat pengangguran usia muda mencapai sekitar 17,7 persen pada 2025. Sementara data resmi menunjukkan angka sekitar 16,9 persen untuk kelompok usia 16 hingga 24 tahun.

Fenomena ini terlihat dari meningkatnya jumlah lulusan perguruan tinggi yang kesulitan mendapatkan pekerjaan sesuai bidangnya. Sebagian di antaranya beralih ke pekerjaan informal atau berpenghasilan rendah.

Setiap tahun, lebih dari 12 juta lulusan baru memasuki pasar kerja di China, memperketat persaingan dan memperbesar tekanan terhadap pasar tenaga kerja.

Dampak dari kondisi ini juga terlihat pada sektor konsumsi. Pertumbuhan penjualan ritel dinilai masih bergantung pada program stimulus pemerintah dan belum mencerminkan peningkatan kepercayaan konsumen secara berkelanjutan.

Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi China melambat dari sekitar 5 persen pada 2025 menjadi sekitar 4,4 persen pada 2026.

Sektor properti, yang sebelumnya menjadi penopang utama kekayaan rumah tangga, juga mengalami pelemahan. Penurunan harga properti dan investasi disebut turut mengurangi kemampuan belanja masyarakat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Nah, Tak Ada Agenda...
Nah, Tak Ada Agenda Trump Teken Kesepakatan Damai dengan Iran Hari Ini
Rekomendasi
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Berita Terkini
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Ini Gaun Emas Termahal...
Ini Gaun Emas Termahal di Dunia! Beratnya 10 Kg, Harganya Rp24 Miliar
4 Fakta Tempat Tinggal...
4 Fakta Tempat Tinggal Elon Musk, Rumah Sewa dan Ukurannya Mungil
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved