Langka, Ibu Negara AS Melania Trump Live di TV Merespons Rumor Skandal Epstein
Jum'at, 10 April 2026 - 08:36 WIB
loading...
A
A
A
"Saya bukan peserta. Saya tidak pernah berada di pesawat Epstein, dan tidak pernah mengunjungi pulau pribadinya," paparnya.
"Saya tidak pernah dituduh atau dihukum secara hukum atas kejahatan yang terkait dengan perdagangan seks Epstein, pelecehan anak di bawah umur, dan perilaku menjijikkan lainnya."
Ibu Negara mengakhiri pernyataannya dengan mengatakan, "Sekaranglah saatnya bagi Kongres untuk bertindak."
"Kita masih harus bekerja secara terbuka dan transparan untuk mengungkap kebenaran," katanya. "Saya menyerukan kepada Kongres untuk memberikan kesempatan kepada para perempuan yang telah menjadi korban Epstein untuk menjalani sidang publik yang secara khusus berpusat pada para penyintas."
"Berikan para korban ini kesempatan untuk bersaksi di bawah sumpah di hadapan Kongres dengan kekuatan kesaksian yang disumpah. Setiap perempuan harus memiliki kesempatan untuk menceritakan kisahnya di depan umum jika ia menginginkannya, dan kemudian kesaksiannya harus dimasukkan secara permanen ke dalam catatan Kongres. Kemudian, dan hanya kemudian, kita akan memiliki kebenaran," katanya.
Anggota pers mencoba mengajukan pertanyaan lanjutan, tetapi Ibu Negara pergi sebelum menjawab pertanyaan apa pun.
"Saya tidak pernah dituduh atau dihukum secara hukum atas kejahatan yang terkait dengan perdagangan seks Epstein, pelecehan anak di bawah umur, dan perilaku menjijikkan lainnya."
Ibu Negara mengakhiri pernyataannya dengan mengatakan, "Sekaranglah saatnya bagi Kongres untuk bertindak."
"Kita masih harus bekerja secara terbuka dan transparan untuk mengungkap kebenaran," katanya. "Saya menyerukan kepada Kongres untuk memberikan kesempatan kepada para perempuan yang telah menjadi korban Epstein untuk menjalani sidang publik yang secara khusus berpusat pada para penyintas."
"Berikan para korban ini kesempatan untuk bersaksi di bawah sumpah di hadapan Kongres dengan kekuatan kesaksian yang disumpah. Setiap perempuan harus memiliki kesempatan untuk menceritakan kisahnya di depan umum jika ia menginginkannya, dan kemudian kesaksiannya harus dimasukkan secara permanen ke dalam catatan Kongres. Kemudian, dan hanya kemudian, kita akan memiliki kebenaran," katanya.
Anggota pers mencoba mengajukan pertanyaan lanjutan, tetapi Ibu Negara pergi sebelum menjawab pertanyaan apa pun.
(mas)
Lihat Juga :