Langka, Ibu Negara AS Melania Trump Live di TV Merespons Rumor Skandal Epstein

Jum'at, 10 April 2026 - 08:36 WIB
loading...
A A A
"Saya tidak pernah berteman dengan Epstein," lanjut Ibu Negara AS. "Donald dan saya diundang ke pesta yang sama dengan Epstein dari waktu ke waktu karena tumpang tindih dalam lingkaran sosial adalah hal biasa di New York City dan Palm Beach."

"Pertama kali saya berpapasan dengan Epstein adalah pada tahun 2000 di sebuah acara yang saya dan Donald hadiri bersama. Saat itu, saya belum pernah bertemu Epstein dan tidak mengetahui tentang kegiatan kriminalnya," sambung dia.

Melania juga membantah email yang ditemukan dalam berkas Epstein atau yang dikenal sebagai "Epstein Files" yang menunjukkan korespondensinya dengan pacar yang juga terduga kaki tangan Epstein; Ghislaine Maxwell.

"Untuk memperjelas, saya tidak pernah memiliki hubungan dengan Epstein atau kaki tangannya, Maxwell," katanya. "Balasan email saya kepada Maxwell tidak dapat dikategorikan lebih dari sekadar korespondensi biasa. Balasan sopan saya terhadap emailnya tidak lebih dari sekadar catatan sepele."

Epstein, yang sebelumnya dihukum karena meminta hubungan seksual dari anak di bawah umur, tewas di penjara pada tahun 2019 saat menunggu persidangan atas tuduhan perdagangan seks federal. Maxwell saat ini menjalani hukuman di kamp penjara federal di Bryan, Texas, setelah dihukum atas tuduhan perdagangan seks pada tahun 2021 karena merekrut dan mempersiapkan gadis-gadis di bawah umur untuk Epstein.

Melania melanjutkan dalam pernyataannya, "Saya bukan saksi atau saksi yang disebutkan namanya sehubungan dengan kejahatan Epstein. Nama saya tidak pernah muncul dalam dokumen pengadilan, deposisi, pernyataan korban, atau wawancara FBI seputar masalah Epstein. Saya tidak pernah mengetahui pelecehan Epstein terhadap para korbannya. Saya tidak pernah terlibat dalam kapasitas apa pun."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Miyako Gelar Lomba Desain,...
Miyako Gelar Lomba Desain, Ajak Mahasiswa Berkreasi dan Dukung Pendidikan di NTT
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Berita Terkini
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved