Pernikahan Jadi 'Superspreader' Covid-19, Kota di Italia Lockdown
Jum'at, 18 September 2020 - 23:20 WIB
loading...
Kota Carleone di Italia melakukan penguncian (lockdown) terbatas setelah sebuah acara pernikahan berubah menjadi superspreader Covid-19. Foto/Omaha
A
A
A
ROMA - Peristiwa pernikahan menjadi supersreader Covid-19 tidak hanya terjadi di Amerika Serikat (AS). Di Italia , momen berbahagia itu berubah menjadi pusat penyebaran virus Corona dan membuat sebuah kota melakukan penguncian (lockdown) terbatas.
Kota Corleone di Sisilia, yang dipopulerkan oleh klan Mafia fiksi dalam film "The Godfather", telah memerintahkan penutupan sekolah dan penutupan terbatas setelah serentetan infeksi virus Corona terkait dengan upacara pernikahan besar-besaran di sana pada minggu lalu.(Baca juga: Lebih dari 30 Juta Orang di Dunia Terinfeksi Virus Corona )
Pemerintah kota memberi tahu semua 250 tamu di pernikahan pada 12 September dan siapa pun yang tinggal bersama mereka untuk mengisolasi diri dan memberi tahu dokter serta otoritas kesehatan kota sambil menunggu tes virus Corona. Dalam postingan di Facebook, Wali Kota Nicolo Nicolosi mengatakan dia mengharapkan "kerja sama maksimal untuk mengatasi krisis saat ini.
Kota yang merupakan bagian dari provinsi Palermo ini telah melaporkan sedikitnya tujuh kasus positif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir. Nicolosi mengatakan bahwa sekolah-sekolah di Corleone dan kota-kota terdekat diperintahkan ditutup karena 30 tamu pernikahan adalah pelajar. Sekolah di Italia sendiri dibuka kembali untuk pertama kalinya sejak Maret pada hari Senin.(Baca juga: Kasus Virus Corona Tembus 5 Juta, India Krisis Tabung Oksigen )
Nicolosi mendesak 10.000 penduduk kota untuk memakai masker pelindung, menjaga jarak dan mencuci tangan sambil menekankan bahwa "Corleone bukanlah zona merah," atau area karantina yang ditentukan di mana tidak ada yang masuk atau keluar seperti dikutip dari AP, Jumat (18/9/2020).
Kota Corleone di Sisilia, yang dipopulerkan oleh klan Mafia fiksi dalam film "The Godfather", telah memerintahkan penutupan sekolah dan penutupan terbatas setelah serentetan infeksi virus Corona terkait dengan upacara pernikahan besar-besaran di sana pada minggu lalu.(Baca juga: Lebih dari 30 Juta Orang di Dunia Terinfeksi Virus Corona )
Pemerintah kota memberi tahu semua 250 tamu di pernikahan pada 12 September dan siapa pun yang tinggal bersama mereka untuk mengisolasi diri dan memberi tahu dokter serta otoritas kesehatan kota sambil menunggu tes virus Corona. Dalam postingan di Facebook, Wali Kota Nicolo Nicolosi mengatakan dia mengharapkan "kerja sama maksimal untuk mengatasi krisis saat ini.
Kota yang merupakan bagian dari provinsi Palermo ini telah melaporkan sedikitnya tujuh kasus positif Covid-19 dalam beberapa hari terakhir. Nicolosi mengatakan bahwa sekolah-sekolah di Corleone dan kota-kota terdekat diperintahkan ditutup karena 30 tamu pernikahan adalah pelajar. Sekolah di Italia sendiri dibuka kembali untuk pertama kalinya sejak Maret pada hari Senin.(Baca juga: Kasus Virus Corona Tembus 5 Juta, India Krisis Tabung Oksigen )
Nicolosi mendesak 10.000 penduduk kota untuk memakai masker pelindung, menjaga jarak dan mencuci tangan sambil menekankan bahwa "Corleone bukanlah zona merah," atau area karantina yang ditentukan di mana tidak ada yang masuk atau keluar seperti dikutip dari AP, Jumat (18/9/2020).
Lihat Juga :