6 Alasan Perang Iran Jadi Bukti Militer AS yang Kuat Tak Selamanya Bisa Menaklukkan

Rabu, 01 April 2026 - 20:40 WIB
loading...
A A A
Dominasi angkatan laut, termasuk kemampuan untuk membuka kembali jalur laut

Sanksi ekonomi yang dapat melumpuhkan ekonomi Iran

Dukungan dari sekutu, termasuk Israel

Iran: Pengaruh

Pengendalian atas Selat Hormuz — ~20% dari aliran minyak global

Kemampuan untuk mengganggu pelayaran dengan rudal, drone, ranjau

Kapasitas untuk menargetkan infrastruktur energi Teluk

Kemauan untuk menanggung biaya ekonomi dan sipil

Dilema

AS dapat meningkatkan eskalasi — tetapi dengan biaya politik dan ekonomi yang tinggi

Iran tidak dapat menang secara militer — tetapi dapat memperpanjang dan meningkatkan biaya

3. Pengaruh Menentukan Perang

Menegaskan kembali kendali juga dapat memerlukan operasi darat, meningkatkan kemungkinan korban jiwa Amerika — biaya politik yang mungkin tidak ingin ditanggung Trump.

Pada saat yang sama, Trump telah meningkatkan retorika, memperingatkan bahwa AS dapat "menghancurkan sepenuhnya" infrastruktur energi Iran jika kesepakatan tidak tercapai.

Langkah seperti itu hampir pasti akan memicu pembalasan di seluruh Teluk, menargetkan infrastruktur penting di negara-negara sekutu dan berpotensi mendorong pasar global ke dalam krisis.

4. Kemenangan Diplomatik yang Hampa

Keterbatasan pengaruh AS digarisbawahi dalam pengarahan Gedung Putih baru-baru ini, di mana para pejabat menunjuk pada Iran yang mengizinkan sejumlah kecil kapal tanker melewati Hormuz sebagai keberhasilan diplomatik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran; Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Kebakaran Panti Asuhan...
Kebakaran Panti Asuhan Tewaskan Setidaknya 11 Orang, Termasuk Anak-Anak
Presiden Hungaria Sulyok...
Presiden Hungaria Sulyok Dilengserkan, Era Loyalis Viktor Orban Berakhir
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan Kejagung, Pimpinan DPR Singgung Asas Kesetaraan
Solusi Tagihan dan Konsumsi...
Solusi Tagihan dan Konsumsi Token Listrik Makin Berasa, Ini Cara Cepat Lebih Hemat dari ShopeePay
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Berita Terkini
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved