Diplomat Ini Mundur usai Ungkap PBB Siapkan Skenario Iran Dibom Nuklir

Selasa, 31 Maret 2026 - 12:32 WIB
loading...
Diplomat Ini Mundur...
Mohamad Safa, diplomat yang mengundurkan diri dari jabatannya di PBB setelah ungkap badan dunia tersebut siapkan skenario kemungkinan Iran dijatuhi bom nuklir. Foto/NDTV
A A A
NEW YORK - Seorang diplomat telah mengundurkan diri dari jabatannya di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) setelah mengungkap kemungkinan Iran akan dijatuhi bom nuklir. Dia juga mengeklaim bahwa PBB sedang mempersiapkan skenario kemungkinan penggunaan senjata nuklir di negara Islam tersebut.

Diplomat tersebut adalah Mohamad Safa, perwakilan utama Patriotic Vision, juga dikenal sebagai PVA, di PBB. Dia mengumumkan pengunduran dirinya melalui unggahan di X, disertai surat yang menjelaskan alasan keputusannya.

Baca Juga: 'Jika Iran Mengebom Washington dan Bunuh Presiden AS Akan Disebut Teroris'

PVA adalah organisasi internasional yang memiliki status konsultatif khusus di Dewan Ekonomi dan Sosial PBB.

Menurut program lingkungan PBB; Champions of the Earth, Safa telah menjadi direktur eksekutif Patriotic Vision Organisation sejak 2013. Pada tahun 2016, PVA menominasikannya untuk menjadi perwakilan tetapnya di PBB.

Dalam unggahan X dan surat yang menyertainya, Safa mengatakan bahwa dia mencapai keputusan tersebut setelah banyak pertimbangan. Dia mengklaim bahwa beberapa tokoh senior di PBB melayani lobi yang kuat.

"Saya rasa orang-orang tidak memahami betapa seriusnya situasi ini karena PBB sedang mempersiapkan kemungkinan penggunaan senjata nuklir di Iran," demikian bunyi unggahan yang menyertakan gambar Teheran, tanpa menyebut detail apakah Amerika Serikat (AS) atau Israel yang akan menjatuhkan bom nuklir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Kesal! Trump: AS Bayar...
Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia
Rekomendasi
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
Konser I Love RCTI Cimahi...
Konser I Love RCTI Cimahi Siap Guncang Panggung dengan Armada, Trio Macan hingga Shabrina Leanor!
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Berita Terkini
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved