Gedung Putih: Lima Negara Lagi Serius Normalisasi dengan Israel

loading...
Gedung Putih: Lima Negara Lagi Serius Normalisasi dengan Israel
Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadow. Foto/REUTERS
A+ A-
MOSINEE - Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadow menyatakan lima negara lagi secara serius mempertimbangkan kesepakatan normalisasi dengan Israel.

Perkembangan ini terjadi setelah Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain menandatangani kesepakatan itu dengan Israel di Gedung Putih.

Meadow berbicara di atas pesawat Air Force One yang terbang membawa Presiden AS Donald Trump menuju pawai kampanye di Wisconsin. Dia tidak menyebut secara rinci nama lima negara itu.

Namun dia mengatakan tiga negara berada di kawasan itu. Dia tidak berbicara lebih lanjut.



Trump optimistis lebih banyak negara lagi akan bersedia menjalin kesepakatan normalisasi dengan Israel setelah UEA dan Bahrain.

Satu kemungkinan adalah Oman yang duta besarnya menghadiri upacara penandatanganan kesepakatan itu di Gedung Putih pada Selasa lalu. Trump memprediksi Arab Saudi akan bersedia membuat kesepakatan itu.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia mengumumkan kesepakatan normalisasi yang ditandatangani Israel, Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain tidak akan membawa stabilitas di Timur Tengah tanpa penyelesaian isu Palestina.



“Rusia sebagai anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan bagian dari Kuartet internasional, selalu dan terus mendorong pentingnya mencapai penyelesaian komprehensif pada konflik di Timur Tengah,” papar Kemlu Rusia.

Pernyataan itu menegaskan kembali pentingnya menemukan solusi berkelanjutan pada isu Palestina sebagai bagian integral semua penyelesaian, termasuk Inisiatif Damai Arab dan solusi dua negara. (Baca Juga: Israel dan Saudi Bahas Pembangunan Jaringan Pipa Minyak Dua Negara)

Moskow terus mendorong para pemain regional dan global meningkatkan upaya terkoordinasi untuk menyelesaikan isu itu. (Baca Infografis: Pensiun Dini Jadi Momok, Pilot Marinir AS Digoda Bonus Melimpah)

Menurut Rusia, masalah Israel-Palestina masih sangat akut, meskipun hubungan antara Israel dan sejumlah negara Arab telah dinormalisasi. (Lihat Video: Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk di Makassar)
(sya)
TULIS KOMENTAR ANDA!
preload video
Top