Rudal-rudal Iran Kembali Hujani Israel, Sirene Zionis Meraung-raung

Selasa, 24 Maret 2026 - 18:15 WIB
loading...
A A A
Namun pada hari Selasa, kenaikan harga saham terancam karena pasar mempertimbangkan pesan yang bertentangan dari Teheran dan Washington.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS naik dan dolar kembali menguat karena dunia terus bergulat dengan guncangan energi yang dipicu oleh ancaman Iran terhadap kapal-kapal pengiriman minyak di selat tersebut.

Harga minyak mentah Brent LCOc1 naik 4,2 persen menjadi USD104,21 per barel, membalikkan sebagian dari penurunan 10 persen dari hari Senin, sementara minyak mentah AS CLc1 naik 4,3 persen menjadi USD91,93 per barel.

“Situasi yang mendasarinya masih sangat rapuh atau mudah terbakar,” kata analis pasar IG, Tony Sycamore.

"Poin-poin Kesepakatan Utama"


Trump mengatakan kepada wartawan bahwa utusan khususnya, Steve Witkoff, dan menantunya; Jared Kushner, yang telah bernegosiasi dengan Iran sebelum perang, telah mengadakan diskusi dengan seorang pejabat tinggi Iran hingga Minggu malam dan akan berlanjut pada hari Senin.

“Kami telah melakukan pembicaraan yang sangat, sangat kuat. Kita akan lihat ke mana arahnya. Kami memiliki poin-poin kesepakatan utama, saya akan mengatakan, hampir semua poin kesepakatan,” katanya pada hari Senin.

Seorang pejabat Eropa mengatakan bahwa meskipun belum ada negosiasi langsung antara kedua negara, Mesir, Pakistan, dan negara-negara Teluk menyampaikan pesan.

Seorang pejabat Pakistan dan sumber kedua mengatakan kepada Reuters bahwa pembicaraan langsung tentang mengakhiri perang dapat diadakan di Islamabad secepatnya minggu ini.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dalam sebuah pernyataan video bahwa dia berbicara dengan Trump pada hari Senin dan bahwa Israel akan terus melanjutkan serangan di Lebanon dan Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Babak Pertama: Uruguay...
Babak Pertama: Uruguay vs Spanyol, Blunder Muslera Bawa La Furia Roja Unggul 1-0
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000, Buyback Melesat Rp38.000 per Gram
Uruguay Tersingkir,...
Uruguay Tersingkir, Spanyol Juara Grup C dan Tembus Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved