Rudal-rudal Iran Kembali Hujani Israel, Sirene Zionis Meraung-raung

Selasa, 24 Maret 2026 - 18:15 WIB
loading...
Rudal-rudal Iran Kembali...
Iran kembali luncurkan gelombang serangan rudal ke beberapa wilayah Israel. Foto/via The Jerusalem Post
A A A
TEL AVIV - Iran telah meluncurkan beberapa gelombang serangan rudal ke Israel pada Selasa (24/3/2026). Hujan rudal ini terjadi sesaat setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menunda serangan terhadap jaringan listrik Republik Islam Iran dengan mengeklaim telah terlibat penicaraan produktif dengan para pejabat Teheran.

Serangan rudal-rudal Iran telah memicu sirene serangan udara di beberapa bagian Israel, termasuk Tel Aviv di mana ledakan dari intersepsi misil terdengar keras.

Baca Juga: Israel Playing Victim! Serang Iran Duluan, Begitu Dibatas Merasa Jadi Korban

Dalam satu serangan, rumah-rumah di Israel utara rusak akibat puing-puing yang berjatuhan setelah intersepsi. Belum ada korban jiwa yang dilaporkan.

Trump menulis di platform Truth Social miliknya pada hari Senin bahwa AS dan Iran telah mengadakan percakapan yang "sangat baik dan produktif" tentang penyelesaian permusuhan yang lengkap dan total di Timur Tengah.

Akibatnya, katanya, dia menunda rencana untuk menyerang jaringan energi Iran selama lima hari. Pengumumannya membuat harga saham naik dan harga minyak turun tajam hingga di bawah USD100 per barel, sebuah pembalikan mendadak terhadap penurunan pasar yang disebabkan oleh ancaman akhir pekannya dan janji Iran untuk membalas.

Namun, kenaikan harga saham tersebut terancam setelah Ketua Parlemen Iran yang berpengaruh, Mohammad Baqer Ghalibaf—yang menurut seorang pejabat Israel dan dua sumber lain yang mengetahui masalah tersebut adalah juru bicara dalam pembicaraan di pihak Iran—mengatakan bahwa tidak ada negosiasi yang terjadi.

“Tidak ada negosiasi yang dilakukan dengan AS, dan berita palsu digunakan untuk memanipulasi pasar keuangan dan minyak serta menghindari rawa tempat AS dan Israel terjebak,” tulisnya di X.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengatakan mereka melancarkan serangan baru terhadap target AS, dan menggambarkan kata-kata Trump sebagai “operasi psikologis” yang usang dan tidak berdampak pada perlawanan Teheran.

Pasar global pulih semalam pada hari Senin setelah Trump menambahkan lima hari pada ultimatumnya pada hari Sabtu kepada Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz—jalur bagi sekitar 20 persen minyak dan gas alam cair dunia—dalam waktu 48 jam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
FIFA vs Iran-Mesir,...
FIFA vs Iran-Mesir, Ribut Soal Simbol Pelangi
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Iran Peringatkan Kapal-Kapal:...
Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!
Rekomendasi
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Sarwendah Undang Ruben...
Sarwendah Undang Ruben Onsu Bertemu 11 Juli, Konflik Keluarga Diharapkan Berakhir Damai
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
Berita Terkini
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved