6 Alasan Upaya Paksa Membuka Selat Hormuz Bisa Jadi Bumerang

Senin, 23 Maret 2026 - 21:55 WIB
loading...
6 Alasan Upaya Paksa...
Upaya paksa membuka Selat Hormuz bisa jadi bumerang. Foto/X
A A A
TEHERAN - Saat perang antara Amerika Serikat dan Iran memasuki minggu keempatnya, Selat Hormuz telah menjadi medan pertempuran yang paling kritis — dan mudah berubah — dalam konflik tersebut.

Titik sempit yang dilalui sebagian besar minyak dunia ini, kini lumpuh.

Iran sebagian besar telah memblokade selat tersebut, menghambat pengiriman minyak dan mengganggu perdagangan global.

Namun, Teheran bersikeras bahwa jalur air tersebut tetap terbuka untuk semua pengiriman kecuali kapal-kapal yang terkait dengan apa yang disebutnya sebagai "musuh-musuhnya," dan menggambarkan gangguan tersebut sebagai respons yang ditargetkan daripada penutupan total.

Dampaknya telah terasa di pasar energi, mendorong kenaikan harga bahan bakar secara global.

Bagi Washington, membuka kembali selat tersebut bukan lagi sekadar tujuan militer — tetapi merupakan keharusan ekonomi dan politik.

Namun, melakukannya mungkin terbukti jauh lebih sulit daripada yang terlihat.

Taruhannya telah meningkat tajam dalam beberapa jam terakhir, menggarisbawahi betapa cepatnya krisis dapat meningkat.

6 Alasan Upaya Paksa Membuka Selat Hormuz Bisa Jadi Bumerang

1. Iran Akan Mengamuk di Timur Tengah

Pada hari Minggu, Iran mengancam akan menargetkan infrastruktur penting di seluruh Timur Tengah jika Presiden AS Donald Trump menindaklanjuti peringatannya untuk "menghancurkan" pembangkit listrik negara itu kecuali Selat Hormuz dibuka kembali sepenuhnya dalam waktu 48 jam.

Dalam sebuah unggahan di Truth Social, Trump mengeluarkan ultimatum 48 jam, yang secara tajam meningkatkan tekanan pada kepemimpinan Teheran.

Komando militer Iran menanggapi bahwa serangan semacam itu akan memicu serangan terhadap "infrastruktur energi, teknologi informasi, dan desalinasi" yang terkait dengan AS di seluruh wilayah — menandakan risiko konflik yang jauh lebih luas.

Pemerintahan Donald Trump sedang mempertimbangkan beberapa opsi, menurut The New York Times, masing-masing membawa risiko, kompleksitas, dan potensi eskalasi yang signifikan — tanpa solusi cepat atau terjamin yang terlihat.

2. Membuka Selat Hormuz Tanpa Memicu Perang Lebih Luas

Para analis mengatakan Washington selanjutnya dapat meningkatkan tekanan militer, ekonomi, dan angkatan laut — dari serangan yang lebih intensif hingga pengawalan kapal tanker — karena berupaya memaksa Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz tanpa memicu perang yang lebih luas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Marahnya Warga Israel...
Marahnya Warga Israel atas Kesepakatan AS-Iran: Kami Dikhianati Trump, Ini Kesalahan Besar
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Pesawat Air Force One...
Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang
Rekomendasi
Kekasih Sarwendah Jadi...
Kekasih Sarwendah Jadi Sorotan, Giorgio Antonio Diduga Kenakan Jam Tangan Palsu Audemars Piguet
Jepang Pesta Gol, Tunisia...
Jepang Pesta Gol, Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
Berita Terkini
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved