Iran Terapkan Blokade Selektif di Selat Hormuz, Kembangkan Sistem Verifikasi Transit Kapal

Jum'at, 20 Maret 2026 - 19:30 WIB
loading...
A A A
Sekitar seperlima minyak dunia melewati Selat tersebut, yang menghubungkan Teluk Persia dan Teluk Oman.

Data maritim menunjukkan sejumlah kecil kapal telah berhasil melintasi Selat tersebut sejak blokade dimulai – sebagian besar berbendera Pakistan, India, atau China– meskipun jumlahnya melambat baru-baru ini karena peningkatan risiko serangan.

Beberapa kapal telah mematikan sistem identifikasi otomatis (AIS) mereka sementara yang lain telah menyiarkan identitas China mereka kepada otoritas Iran, menurut laporan media.

Koridor "aman" baru yang melintasi perairan teritorial Iran telah muncul dalam beberapa hari terakhir, dan setidaknya sembilan kapal telah melewatinya, kata Lloyd's.

Layanan berita maritim melaporkan satu kapal tanker dilaporkan telah membayar USD2 juta untuk hak transit, tetapi tidak diketahui apakah kapal lain juga membayar biaya tersebut.

Alex Mills, ahli perdagangan internasional dan hukum maritim, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa sistem pendaftaran baru ini menawarkan solusi jangka pendek untuk beberapa negara, tetapi mungkin tidak masuk akal secara ekonomi dalam jangka panjang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
Terancam Mobil China,...
Terancam Mobil China, Honda Justru Buka 4 Dealer Baru di Jateng dan Bali
Hari Bhayangkara ke-80,...
Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Berangkatkan Umrah Gratis untuk Guru PAUD
Berita Terkini
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved