Ekspor Kuat, Konsumsi Lemah: Dilema Baru Ekonomi China

Sabtu, 14 Maret 2026 - 13:17 WIB
loading...
Ekspor Kuat, Konsumsi...
Ekonomi China dilanda dilema, di mana ekspor menguat tapi konsumsinya melemah. Foto/via Kaohoon International
A A A
JAKARTA - Pertumbuhan belanja konsumen China diperkirakan mencatat awal tahun terlemah di luar periode pandemi Covid-19, menambah tantangan bagi pemerintah yang berupaya meningkatkan peran permintaan domestik dalam mendorong ekonomi.

Dikutip dari Bloomberg, Sabtu (14/3/2026), data yang akan dirilis pemerintah pada Senin pekan depan diperkirakan menunjukkan penjualan ritel China pada Januari–Februari 2026 hanya naik sekitar 2,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menurut median proyeksi ekonom yang disurvei Bloomberg.

Baca Juga: China Diduga Tekan Universitas Inggris agar Hentikan Riset soal Xinjiang

Jika terealisasi, angka tersebut akan menjadi kinerja terlemah sejak data penjualan ritel mulai dicatat pada 2000, di luar periode Januari–Februari 2020 ketika ekonomi China terpukul pandemi Covid-19.

Di sisi lain, sektor manufaktur masih menunjukkan ketahanan. Produksi industri diperkirakan tumbuh sekitar 5% dalam dua bulan pertama tahun ini, meskipun melambat dari pertumbuhan 5,9% pada awal 2025.

Kinerja tersebut dinilai masih didorong oleh permintaan luar negeri yang relatif kuat terhadap produk-produk China.

Investasi dan Sektor Properti Masih Tertekan


Indikator ekonomi utama lainnya yang akan dirilis adalah investasi aset tetap. Para ekonom memperkirakan penurunan tajam pada 2025 akan berlanjut tahun ini.

Investasi aset tetap diproyeksikan turun sekitar 4,2% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan investasi sektor properti diperkirakan merosot sekitar 19,3%.

Jika proyeksi tersebut terbukti, gambaran awal ekonomi China pada 2026 akan menunjukkan melemahnya permintaan domestik meskipun pemerintah berulang kali menegaskan bahwa pemulihan konsumsi menjadi prioritas.

Kondisi tersebut juga menimbulkan tantangan tambahan di tengah risiko terhadap sektor ekspor yang selama ini menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi China.

Ekonom ING Bank NV menilai pemulihan konsumsi kemungkinan tidak terjadi dalam waktu cepat.

“Para pembuat kebijakan telah menegaskan pentingnya permintaan domestik tahun ini,” tulis ekonom ING yang dipimpin Deepali Bhargava dalam sebuah catatan riset.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Militer China Mempromosikan...
Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Dramatis, Korban Gempa...
Dramatis, Korban Gempa Venezuela Dievakuasi Hidup-hidup Setelah 8 Hari Tertimbun
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir Batal Ikuti Pertemuan di Markas PBB New York, Takut Ditangkap?
Rekomendasi
Presiden Prabowo Sambut...
Presiden Prabowo Sambut Kedatangan PM India Narendra Modi di Lanud Halim Perdanakusuma
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Trading Waran Terstruktur
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
Berita Terkini
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat, Rekor Khomeini Belum Terpecahkan
Jerman Tuding China...
Jerman Tuding China Latih Pasukan Rusia, Beijing: Kita Tidak Memihak
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved