China Tolak Gugatan Hukum Kerabat Korban Covid-19 di Wuhan
Jum'at, 18 September 2020 - 11:08 WIB
loading...
A
A
A
"Apa dia memanggil 'Ibu'? 'Ayah'? Saya tidak tahu."
Zhang Hai yakin ayahnya terinfeksi di rumah sakit Wuhan selama perawatan untuk penyakit yang tidak terkait.
Dia mengatakan pihak berwenang melancarkan kampanye untuk mendiskreditkan dirinya, menangguhkan akun media sosialnya dan menyebarkan disinformasi bahwa upaya hukum adalah penipuan.
Warga yang lain, kata Zhang, juga telah melaporkan adanya intimidasi resmi, dan grup obrolan keluarga terdekat telah disusupi oleh polisi. Zhang menyalahkan pemerintah kota Wuhan.
"Mereka tahu jika saya berhasil mengajukan kasus, banyak keluarga lain yang akan menggugat juga," katanya.
Pemerintah Wuhan tidak menanggapi permintaan komentar yang diajukan AFP.
Zhang mengatakan lusinan kerabat yang berduka telah berkumpul dalam grup obrolan, tetapi sebagian besar takut mengambil tindakan.
Dengan penolakan gugatan awalnya di Wuhan, Zhang mengajukan gugatan baru-baru ini ke pengadilan tingkat provinsi yang lebih tinggi. Zhong, pensiunan tua, merencanakan hal yang sama.
Yang, aktivis yang berbasis di AS, percaya "sangat mungkin" pemerintah akan diam-diam memenuhi tuntutan beberapa keluarga pada akhirnya, meskipun permintaan maaf publik tidak terbayangkan akan dilakukan.
Hingga saat itu, Zhang berniat untuk mengajukan banding ke pengadilan tertinggi China di Beijing, terlepas dari risiko pribadinya. "Ayah saya adalah motivasi saya," katanya.
Zhang Hai yakin ayahnya terinfeksi di rumah sakit Wuhan selama perawatan untuk penyakit yang tidak terkait.
Dia mengatakan pihak berwenang melancarkan kampanye untuk mendiskreditkan dirinya, menangguhkan akun media sosialnya dan menyebarkan disinformasi bahwa upaya hukum adalah penipuan.
Warga yang lain, kata Zhang, juga telah melaporkan adanya intimidasi resmi, dan grup obrolan keluarga terdekat telah disusupi oleh polisi. Zhang menyalahkan pemerintah kota Wuhan.
"Mereka tahu jika saya berhasil mengajukan kasus, banyak keluarga lain yang akan menggugat juga," katanya.
Pemerintah Wuhan tidak menanggapi permintaan komentar yang diajukan AFP.
Zhang mengatakan lusinan kerabat yang berduka telah berkumpul dalam grup obrolan, tetapi sebagian besar takut mengambil tindakan.
Dengan penolakan gugatan awalnya di Wuhan, Zhang mengajukan gugatan baru-baru ini ke pengadilan tingkat provinsi yang lebih tinggi. Zhong, pensiunan tua, merencanakan hal yang sama.
Yang, aktivis yang berbasis di AS, percaya "sangat mungkin" pemerintah akan diam-diam memenuhi tuntutan beberapa keluarga pada akhirnya, meskipun permintaan maaf publik tidak terbayangkan akan dilakukan.
Hingga saat itu, Zhang berniat untuk mengajukan banding ke pengadilan tertinggi China di Beijing, terlepas dari risiko pribadinya. "Ayah saya adalah motivasi saya," katanya.
(min)
Lihat Juga :