Perang Berkecamuk, 15.000 Penumpang Kapal Pesiar Terjebak di Perairan Teluk

Jum'at, 06 Maret 2026 - 20:34 WIB
loading...
Perang Berkecamuk, 15.000...
Kapal pesiar terlihat di Dubai. Foto/Costa Toscana
A A A
DOHA - Ribuan penumpang kapal pesiar masih terdampar di Teluk akibat perang yang dilancarkan Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran. Organisasi Maritim Internasional (IMO), badan yang dikelola PBB, mengatakan kepada AFP pada hari Kamis (5/3/12026) bahwa sekitar 20.000 pelaut dan 15.000 penumpang kapal pesiar terjebak karena konflik tersebut telah membekukan perjalanan.

"Di luar dampak ekonomi dari serangan yang mengkhawatirkan ini, ini adalah masalah kemanusiaan. Tidak ada serangan terhadap pelaut yang tidak bersalah yang dapat dibenarkan," ungkap Arsenio Dominguez, sekretaris jenderal IMO.

"Saya mengulangi seruan saya kepada semua perusahaan pelayaran untuk berhati-hati maksimal saat beroperasi di wilayah yang terkena dampak," tambahnya.

Pembekuan perjalanan adalah bagian dari semakin banyaknya industri yang terganggu oleh perang di Timur Tengah, dengan pariwisata sangat terpengaruh oleh konflik di seluruh wilayah tersebut.

Kedatangan wisatawan diperkirakan akan turun hingga seperempatnya dibandingkan tahun sebelumnya pada tahun 2026, menurut Global Forecasting.

Selain wisatawan, pelaut juga berisiko. Pada hari Kamis, dua awak kapal India dilaporkan tewas dalam serangan terhadap satu kapal tanker.

Ashish Kumar dan Dalip Singh tewas dalam serangan terhadap kapal tanker minyak berbendera Palau bernama Skylight di Teluk Oman.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Masih Trauma, Iran Belum...
Masih Trauma, Iran Belum Percaya kepada AS meski Segera Teken Perjanjian Damai
Rekomendasi
Iran Bangkit Dua Kali,...
Iran Bangkit Dua Kali, Imbangi Selandia Baru 2-2 di Piala Dunia 2026
SPMB Banten 2026 Jenjang...
SPMB Banten 2026 Jenjang SMK Dibuka Hari Ini, Berikut Cara Daftarnya
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
Berita Terkini
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
4 Keuntungan Besar Iran...
4 Keuntungan Besar Iran dalam Perjanjian Damai dengan AS, dari Kompensasi hingga Program Nuklir
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved