FBI Bongkar Cara Rusia Rusak Kampanye Joe Biden
Jum'at, 18 September 2020 - 02:09 WIB
loading...
A
A
A
Kesaksian Wray menyusul peringatan 7 Agustus lalu oleh direktur Pusat Kontra Intelijen dan Keamanan Nasional bahwa Rusia, China, dan Iran semuanya berusaha ikut campur dalam pemilu AS pada 3 November mendatang.(Baca juga: Tim Kampanye Biden dan Trump Jadi Target Hacker Tiga Negara )
Berbagai tinjauan oleh badan-badan intelijen AS telah menyimpulkan bahwa Rusia bertindak untuk meningkatkan kampanye Presiden Donald Trump pada 2016 dan melemahkan pesaingnya dari Partai Demokrat Hillary Clinton. Presiden dari Partai Republik menjadi marah atas temuan yang dibantah oleh Rusia tersebut.
Trump sendiri telah berulang kali dan tanpa bukti mempertanyakan peningkatan penggunaan surat suara melalui surat, metode pemungutan suara yang telah lama ada di AS yang diperkirakan akan mengalami lonjakan penggunaan karena virus Corona. Pada hari Kamis Trump menulis di Twitter, tanpa bukti, bahwa mereka dapat membuat mustahil untuk mengetahui hasil sebenarnya dari pemilihan tersebut.
Berbagai tinjauan oleh badan-badan intelijen AS telah menyimpulkan bahwa Rusia bertindak untuk meningkatkan kampanye Presiden Donald Trump pada 2016 dan melemahkan pesaingnya dari Partai Demokrat Hillary Clinton. Presiden dari Partai Republik menjadi marah atas temuan yang dibantah oleh Rusia tersebut.
Trump sendiri telah berulang kali dan tanpa bukti mempertanyakan peningkatan penggunaan surat suara melalui surat, metode pemungutan suara yang telah lama ada di AS yang diperkirakan akan mengalami lonjakan penggunaan karena virus Corona. Pada hari Kamis Trump menulis di Twitter, tanpa bukti, bahwa mereka dapat membuat mustahil untuk mengetahui hasil sebenarnya dari pemilihan tersebut.
(ber)
Lihat Juga :