Bos Pentagon: Iran Sudah Tamat, AS dan Israel Akan Hujani Kematian dan Kehancuran

Kamis, 05 Maret 2026 - 07:34 WIB
loading...
Bos Pentagon: Iran Sudah...
Kepala Pentagon Pete Hegseth (kiri) klaim Iran sudah tamat dan akan dihujani Amerika Serikat dan Israel dengan kematian dan kehancuran. Foto/Breaking Defense
A A A
WASHINGTON - Kepala Pentagon atau Menteri Perang Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth mengeklaim dalam waktu seminggu, AS dan Israel akan memiliki kendali penuh atas wilayah udara Iran. Dia juga sesumbar bahwa Iran "sudah tamat".

Lebih lanjut, Hegseth berjanji akan menghujani Iran dengan “kematian dan kehancuran", dan menegaskan bahwa AS dapat terus berperang selama yang dibutuhkan, meskipun dia mengakui bahwa AS tidak dapat menghentikan semua serangan yang dilancarkan Teheran.

Baca Juga: Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Dekat Sri Lanka, 87 Tewas, Medan Perang Meluas

Pengakuan bos Pentagon itu mengisyaratkan kemungkinan korban jiwa di pihak AS di masa mendatang dan kerusakan lebih lanjut pada aset-aset Amerika.

"Iran sudah tamat, dan mereka mengetahuinya,” kata Hegseth dalam komentarnya kepada wartawan pada Rabu atau hari kelima perang AS-Israel melawan Iran.

"Atau setidaknya, sebentar lagi, mereka akan mengetahuinya," ujarnya, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (5/3/2026).

Dia menekankan bahwa AS dan Israel baru saja memulai perburuan dan pelemahan kemampuan Iran. "Tetapi sebentar lagi mereka akan memiliki wilayah udara yang tak terbantahkan," imbuh dia.

"Itu berarti kita akan terbang sepanjang hari, sepanjang malam, siang dan malam, menemukan, dan menghancurkan rudal dan basis industri pertahanan militer Iran. Menemukan dan menghancurkan para pemimpin mereka, dan para pemimpin militer mereka,” kata Hegseth.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump
Rekomendasi
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved