Bos Pentagon: Iran Sudah Tamat, AS dan Israel Akan Hujani Kematian dan Kehancuran

Kamis, 05 Maret 2026 - 07:34 WIB
loading...
A A A
“Kita dapat mempertahankan pertempuran ini dengan mudah, selama yang kita butuhkan,” kata Hegseth, menepis kekhawatiran bahwa pertahanan udara sekutu Arab Amerika dapat habis di tengah serangan rudal dan drone Iran yang terkoordinasi. “Pertahanan udara kita dan sekutu kita memiliki landasan yang cukup.”

“Kami akan meluangkan waktu yang kami butuhkan untuk memastikan kami berhasil,” kata Hegseth.

Hegseth mengatakan timeline perang bisa lebih lama dari yang diperkirakan sebelumnya, setelah Presiden AS Donald Trump sendiri memberikan berbagai penilaian tentang lamanya perang dalam wawancara selama beberapa hari terakhir.

“Anda bisa mengatakan empat minggu, tetapi bisa enam, bisa delapan, bisa tiga,” kata Hegseth. “Pada akhirnya, kita yang menentukan kecepatan dan temponya.”

Dia berpendapat bahwa Iran tidak dapat beradaptasi dengan tantangan yang dihadapinya. “Para pemimpin senior Iran telah meninggal. Dewan pemerintahan yang seharusnya memilih pengganti telah meninggal, hilang, atau bersembunyi di bunker, terlalu takut untuk bahkan berada di ruangan yang sama," paparnya.

“Angkatan Udara Iran sudah tidak ada lagi,” klaim Hegseth. “Angkatan Laut Iran berada di dasar Teluk Persia.”

“Kami telah menguasai wilayah udara dan perairan Iran tanpa pasukan darat,” lanjutnya. “Kami mengendalikan nasib mereka.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved