Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Dekat Sri Lanka, 87 Tewas, Medan Perang Meluas

Kamis, 05 Maret 2026 - 07:08 WIB
loading...
Kapal Selam AS Tenggelamkan...
Kapal selam AS tenggelamkan kapal perang Iran dengan tembakan torpedo di dekat Sri Lanka, 87 pelaut tewas. Ini menandai medan perang yang semakin meluas. Foto/Screenshot video The Guardian
A A A
GALLE - Sebuah kapal selam Amerika Serikat (AS) telah menembak dan menenggelamkan kapal perang Iran di lepas pantai selatan Sri Lanka pada Rabu. Serangan ini menyebabkan 87 pelaut tewas, dan secara dramatis memperluas pengejaran Washington terhadap Angkatan Laut Teheran.

Wakil menteri luar negeri Sri Lanka mengidentifikasi kapal perang tersebut sebagai fregat IRIS Dena, dan mengatakan kapal itu sedang menuju kembali ke Iran dari pelabuhan India timur.

Baca Juga: Kapal Perang Iran Tenggelam di Lepas Pantai Sri Lanka, Jenazah Ditemukan

Serangan itu terjadi ratusan mil di seberang Samudra Hindia dari Teluk, tempat pasukan AS dan Israel menyerang Iran dan Teheran membalas dengan serangan rudal dan drone.

"Sebuah kapal selam Amerika menenggelamkan kapal perang Iran yang mengira dirinya aman di perairan internasional," kata Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth di Pentagon, seperti dikutip Reuters, Kamis (5/3/2026).

"Sebaliknya, kapal itu ditenggelamkan oleh torpedo. Kematian yang tenang," lanjut bos Pentagon tersebut.

Otoritas rumah sakit di kota pelabuhan Galle, Sri Lanka, mengatakan 87 jenazah dibawa oleh tim penyelamat militer yang menanggapi panggilan darurat pagi hari.

Menurut otoritas Sri Lanka, sebanyak 32 orang lainnya diselamatkan dan sedang dirawat di rumah sakit dan sekitar 60 orang kemungkinan hilang dari sekitar 180 orang yang berada di kapal., kata otoritas Sri Lanka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Mobil Buatan Amerika...
Mobil Buatan Amerika Serikat Dapat Ujian Besar di Pasar Jepang
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Hijaukan Kaltim! Aksi...
Hijaukan Kaltim! Aksi Nyata Pegadaian Tanam 2.000 Pohon Demi Masa Depan
Berita Terkini
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved