Bos Pentagon: Iran Sudah Tamat, AS dan Israel Akan Hujani Kematian dan Kehancuran

Kamis, 05 Maret 2026 - 07:34 WIB
loading...
A A A
Dia mengatakan bahwa para pemimpin Iran akan melihat ke atas dan hanya melihat kekuatan udara AS dan Israel. “Setiap menit setiap hari sampai kita memutuskan bahwa ini sudah berakhir," ujarnya.

“Iran tidak akan bisa berbuat apa-apa,” paparnya. “Kematian dan kehancuran dari langit. Sepanjang hari," sambung dia.

"Pilot AS memiliki wewenang maksimum yang diberikan secara pribadi oleh presiden dan saya sendiri,” imbuh dia. "Aturan keterlibatan dirancang untuk melepaskan kekuatan Amerika, bukan untuk membelenggunya.”

“Ini tidak pernah dimaksudkan untuk menjadi pertarungan yang adil, dan ini bukan pertarungan yang adil,” lanjut Hegseth. “Kita menyerang mereka saat mereka sedang terpuruk, dan memang seharusnya begitu.”

Menteri Perang Amerika itu menambahkan bahwa kampanye militer ini memiliki intensitas tujuh kali lipat dari operasi Israel pada bulan Juni melawan Iran. “Gelombang yang lebih banyak dan lebih besar akan datang; kita baru saja memulai. Kita sedang mempercepat," katanya.

Setelah supremasi udara tercapai, kata dia, AS akan mulai menjatuhkan bom presisi 500, 1000, dan 2000 pon, yang persediaannya hampir tak terbatas.

Menurutnya, persediaan rudal berpemandu jarak jauh dan rudal Patriot AS tetap sangat kuat. Klaim ini disampaikan di tengah kekhawatiran bahwa kampanye militer melawan Iran dapat menguras pertahanan Amerika menjelang potensi perang dengan China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved