4 Keunggulan Senjata Plasma Iran yang Ditakuti Militer AS dan Israel

Rabu, 04 Maret 2026 - 14:31 WIB
loading...
A A A
Membutuhkan sumber energi yang sangat besar.

Mengendalikan dan mengarahkan plasma sangat kompleks karena ketidakstabilannya yang ekstrem.

Penyimpanan dan pengangkutan senjata semacam itu masih dalam tahap penelitian.

3. Sulit Dioperasionalisasikan

Bahkan negara-negara maju secara militer yang tidak terpengaruh oleh sanksi berat atau kurangnya akses ke teknologi canggih, seperti Amerika Serikat, Rusia, dan China, belum mencapai tahap pengerahan operasional senjata-senjata ini.

Beberapa ahli teknologi pertahanan juga menanggapi klaim ini, dengan menyatakan: “Plasma, untuk penggunaan militer, membutuhkan tingkat kontrol dan stabilitas yang masih dalam tahap penelitian. Iran mungkin telah membuat kemajuan dalam penelitian plasma, tetapi mengoperasionalkan senjata plasma adalah masalah yang sama sekali berbeda.”

Di sisi lain, beberapa analis melihat klaim ini sebagai landasan untuk meningkatkan tekanan pada Iran. Pada saat ketegangan atas program nuklir dan rudal Iran meningkat, tuduhan seperti itu dapat berfungsi sebagai dalih untuk memperketat sanksi atau bahkan membenarkan tindakan militer.

4. Senjata yang Tak Bisa Diremehkan

Terlepas dari sanksi berat, Iran memegang posisi penting di bidang fisika plasma. Pada tahun 2018, Iran berada di peringkat ke-16 secara global di bidang ini dan pertama di antara negara-negara Muslim.

Selain itu, kemajuan Iran dalam teknologi rudal dan reaktor fusi nuklir (yang beroperasi berdasarkan plasma) menunjukkan adanya pengetahuan lokal di bidang ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran; Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Houthi Akan Tutup Selat...
Houthi Akan Tutup Selat Bab el-Mandeb Jika AS Serang Fasilitas Energi Iran
Perayaan Juara Spanyol...
Perayaan Juara Spanyol Makan Korban, Remaja 13 Tahun Tewas gegara Air Mancur Roboh
Rekomendasi
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Istana: Presiden Prabowo...
Istana: Presiden Prabowo Bakal Angkat Jampidsus Definitif dalam 1-2 Hari
Berita Terkini
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved