4 Keunggulan Senjata Plasma Iran yang Ditakuti Militer AS dan Israel

Rabu, 04 Maret 2026 - 14:31 WIB
loading...
4 Keunggulan Senjata...
Senjata Plasma Iran ditakuti militer AS dan Israel. Foto/X/@rkmtimes
A A A
TEHERAN - Dalam beberapa hari terakhir, media sosial dan outlet berita Iran ramai membicarakan klaim kontroversial yang dibuat oleh juru bicara Pentagon mengenai uji coba senjata plasma rahasia di Iran.

Pejabat AS tersebut menuduh bahwa “Iran sedang mengembangkan teknologi senjata plasma” dan menekankan bahwa “kami tidak mengesampingkan keberadaan teknologi tersebut.” Ia menambahkan bahwa klaim ini didasarkan pada bukti satelit NASA.

Namun, tidak ada gambar atau dokumen kredibel yang dirilis oleh NASA atau Pentagon untuk mendukung pernyataan ini. Hal ini menyebabkan para ahli militer dan politik memandang klaim tersebut dengan skeptis, menafsirkannya sebagai bagian dari strategi perang psikologis dan kampanye tekanan politik terhadap Iran.

4 Keunggulan Senjata Plasma Iran yang Ditakuti Militer AS dan Israel

1. Mampu Melelehkan dan Membakar

Melansir WANA, Senjata plasma menggunakan plasma—keadaan materi keempat, yang terdiri dari gas terionisasi pada suhu yang sangat tinggi—sebagai alat penghancuran. Teknologi ini umumnya dapat digunakan dalam tiga bentuk:

Senjata Proyektil: Proyektil plasma yang mampu menghancurkan target.

Senjata Medan Disrupsi: Gelombang elektromagnetik intens yang melumpuhkan atau membakar peralatan elektronik di area yang luas.

Senjata Termal: Jenis teknologi berbasis plasma yang dapat melelehkan atau menguapkan objek.

2. Sulit Dikembangkan

Namun, pengembangan praktis senjata-senjata ini sangat menantang karena:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran; Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Houthi Yaman Blokade...
Houthi Yaman Blokade Arab Saudi, Riyadh Marah
Presiden Pezeshkian:...
Presiden Pezeshkian: Iran Sedang Perang Skala Penuh dengan AS!
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Dituduh Trump Campuri...
Dituduh Trump Campuri Pilpres AS 2020, Ini Jawaban Keras China
Rekomendasi
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
Asbabun Nuzul 2 Ayat...
Asbabun Nuzul 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Kisah Turunnya Ayat yang Menenangkan Para Sahabat
Maudy Ayunda Gandeng...
Maudy Ayunda Gandeng ITB, Kembangkan Skincare Berbasis Riset Indonesia
Berita Terkini
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Keluh dan Kesah Negosiator...
Keluh dan Kesah Negosiator Perang Iran Kerap Diancam Dibom AS dan Israel
Iran Nyatakan Perang...
Iran Nyatakan Perang Skala Penuh, Rudalnya Gempur Pangkalan AS di Kuwait
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved