Perang Berlanjut, Pakistan Klaim Bunuh 274 Pejuang Taliban, 400 Luka-luka

Jum'at, 27 Februari 2026 - 21:44 WIB
loading...
Perang Berlanjut, Pakistan...
Taliban dan milisi bersenjata berperang melawan Pakistan. Foto/news24online.com
A A A
ISLAMABAD - Ahmed Sharif Chaudhry, direktur jenderal sayap media militer Pakistan, mengatakan 274 pejuang Taliban telah tewas dan lebih dari 400 luka-luka akibat serangan Pakistan. Ia menambahkan 115 tank, kendaraan pengangkut personel lapis baja, dan artileri juga hancur.

Al Jazeera tidak dapat memverifikasi angka-angka tersebut secara independen.

“Operasi Pakistan di Afghanistan terus berlanjut atas arahan perdana menteri,” kata juru bicara sayap media tentara Pakistan.

Satu sumber pemerintah Afghanistan mengatakan kepada Al Jazeera bahwa serangan udara Pakistan menargetkan provinsi Khost di Afghanistan tenggara.

Seorang pejabat Afghanistan juga melaporkan tiga warga sipil tewas dan tujuh luka-luka ketika satu peluru artileri Pakistan menghantam satu rumah di provinsi Paktika.

Mengutip sumber militer Pakistan, rekan-rekan kami di lapangan melaporkan satu situs kepemimpinan Taliban Afghanistan juga menjadi sasaran di provinsi Laghman di Afghanistan tengah.

Sementara itu, Salman Khan, warga kota Bajaur di Pakistan, mengatakan beberapa mortir menghantam desanya dan mulai meledak saat orang-orang berlari menyelamatkan diri.

Dia menambahkan bahwa ia sedang menonton pertandingan kriket di TV pada saat itu.

“Mortir terus menghantam desa kami, termasuk satu masjid, dan mortir keempat menghantam properti kami,” katanya kepada Al Jazeera tentang serangan lintas perbatasan semalam. “Saudara perempuan saya, dua putri saya, dan saya terluka.”

Baca juga: Armada Pesawat Pengisi Bahan Bakar AS Menuju Israel, Iran: Sampai Tetes Darah Terakhir
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved