Komandan Top AS Briefing Trump soal Opsi Militer terhadap Iran
Jum'at, 27 Februari 2026 - 09:59 WIB
loading...
A
A
A
Dalam sebuah wawancara dengan televisi pemerintah Iran, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pembicaraan dengan AS adalah beberapa dari "putaran negosiasi paling intens dan terpanjang".
Araghchi tidak memberikan rincian spesifik tetapi mengatakan, "Apa yang perlu terjadi telah dijelaskan dengan jelas dari pihak kami."
Jika Amerika menyerang, Iran mengatakan pangkalan militer AS di wilayah tersebut akan dianggap sebagai target yang sah, yang membahayakan puluhan ribu anggota militer Amerika. Iran juga mengancam akan menyerang Israel, yang berarti perang regional dapat kembali pecah di seluruh Timur Tengah.
“Tidak akan ada kemenangan bagi siapa pun—ini akan menjadi perang yang menghancurkan,” kata Araghchi kepada India Today dalam sebuah wawancara yang direkam pada hari Rabu, tepat sebelum dia terbang ke Jenewa.
“Karena pangkalan-pangkalan Amerika tersebar di berbagai tempat di wilayah tersebut, maka sayangnya mungkin seluruh wilayah akan terlibat dan ikut campur, jadi ini adalah skenario yang sangat mengerikan.”
Araghchi tidak memberikan rincian spesifik tetapi mengatakan, "Apa yang perlu terjadi telah dijelaskan dengan jelas dari pihak kami."
Jika Amerika menyerang, Iran mengatakan pangkalan militer AS di wilayah tersebut akan dianggap sebagai target yang sah, yang membahayakan puluhan ribu anggota militer Amerika. Iran juga mengancam akan menyerang Israel, yang berarti perang regional dapat kembali pecah di seluruh Timur Tengah.
“Tidak akan ada kemenangan bagi siapa pun—ini akan menjadi perang yang menghancurkan,” kata Araghchi kepada India Today dalam sebuah wawancara yang direkam pada hari Rabu, tepat sebelum dia terbang ke Jenewa.
“Karena pangkalan-pangkalan Amerika tersebar di berbagai tempat di wilayah tersebut, maka sayangnya mungkin seluruh wilayah akan terlibat dan ikut campur, jadi ini adalah skenario yang sangat mengerikan.”
(mas)
Lihat Juga :