Eks Pilot Jet Tempur Siluman F-35 AS Ditangkap karena Melatih Personel Militer China

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:37 WIB
loading...
Eks Pilot Jet Tempur...
Mantan pilot jet tempur siluman F-35 AS ditangkap agen FBI atas tuduhan melatih personel militer China. Foto/US Air Force/Tech. Sgt. Jerilyn Quintanilla
A A A
WASHINGTON - Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) mengumumkan penangkapan terhadap seorang mantan pilot jet tempur siluman F-35 Angkatan Udara Amerika atas tuduhan telah melatih personel militer China tanpa izin.

Gerald Brown (65) ditangkap para agen Biro Investigasi Federal (FBI) di Indiana setelah baru-baru ini kembali ke Amerika Serikat dari China, tempat dia berada sejak Desember 2023. Demikian pengumuman Departemen Kehakiman pada hari Rabu.

"Dia dituduh telah bersekongkol dengan warga negara asing untuk memberikan pelatihan pesawat tempur kepada pilot di Angkatan Udara China tanpa lisensi yang diperlukan dari Departemen Luar Negeri AS," bunyi pengumuman tersebut, yang dilansir AFP, Kamis (26/2/2026).

Baca Juga: Skenario AS Serang Iran: Jet Tempur Siluman F-22 dan F-35 di Langit, Rudal Tomahawk di Laut

Brown memiliki karier selama 24 tahun di Angkatan Udara AS, di mana dia memimpin unit-unit sensitif yang bertanggung jawab atas sistem pengiriman senjata nuklir, memimpin misi tempur, dan bertugas sebagai instruktur pilot tempur dan instruktur simulator pada berbagai pesawat tempur dan pesawat serang.

Menurut pengumuman departemen tersebut, Brown pensiun dari militer pada tahun 1996 dan bekerja sebagai pilot kargo. Namun, dia kemudian mulai berperan sebagai kontraktor pertahanan AS yang melatih pilot untuk menerbangkan jet tempur A-10 dan F-35 yang canggih.

Dia diduga mulai menegosiasikan kontrak pada Agustus 2023 dengan Stephen Su Bin—seorang warga negara China yang dipenjara di Amerika Serikat selama empat tahun mulai tahun 2016 karena skema spionase lain—dan melakukan perjalanan pada Desember 2023 ke China untuk memulai pekerjaan pelatihannya.

"Pemerintah China terus mengeksploitasi keahlian anggota angkatan bersenjata AS saat ini dan mantan anggota untuk memodernisasi kemampuan militer China," kata Roman Rozhavsky, seorang pejabat di Divisi Kontra Intelijen dan Spionase FBI.

"Penangkapan ini berfungsi sebagai peringatan bahwa FBI dan mitra kami tidak akan berhenti sampai mereka meminta pertanggungjawaban siapa pun yang berkolaborasi dengan musuh kita untuk membahayakan anggota layanan kita dan membahayakan keamanan nasional kita," ujarnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
2 Gempa Dahsyat M7,2...
2 Gempa Dahsyat M7,2 dan 7,5 Guncang Venezuela, Banyak Bangunan Ambruk
Rekomendasi
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Minta Dasco hingga Prabowo...
Minta Dasco hingga Prabowo Beri Atensi Kasus Ijazah Palsu, Ade Darmawan: Jokowi Telah Didiskriminasi
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
J-10 China Jagoan Pakistan...
J-10 China Jagoan Pakistan Pemangsa 5 Jet Tempur India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved