Iran Tak Ciut Nyali Hadapi AS: Jika Khamenei Dibunuh, Rezim Teheran Tak Akan Runtuh...

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:47 WIB
loading...
Iran Tak Ciut Nyali...
Iran tak takut perang melawan Amerika Serikat. Teheran juga tegaskan rezim Iran tak akan runtuh bahkan jika AS membunuh Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Foto/A2News
A A A
TEHERAN - Teheran sama sekali tidak takut dengan ancaman perang yang dikobarkan Washington. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa rezim Republik Islam memiliki mekanisme untuk menggantikan Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei jika Amerika Serikat (AS) memutuskan untuk membunuhnya.

"Saya telah melihat saran di media AS tentang pembunuhan Pemimpin Tertinggi, tetapi ini adalah sebuah sistem. Ini adalah mekanisme yang mapan yang ada di dalam sistem itu sendiri, jadi tidak akan ada yang runtuh. Semua orang akan diganti melalui prosedur yang telah ditetapkan," kata Araghchi dalam sebuah wawancara dengan India Today pada hari Rabu.

Baca Juga: Mengapa Negara-negara Arab Ketakutan Jika Perang AS-Iran Pecah? Ini Analisisnya

"Sistem kami tidak bergantung pada individu. Sistem ini didukung oleh rakyat. Jadi, saya sama sekali tidak khawatir. Bahkan di tengah perang, tidak ada yang runtuh, dan kami mampu melanjutkan pertahanan diri kami," katanya lagi.

Hezbollah Akan Gabung dalam Perang


Komentar diplomat top Iran itu muncul setelah seorang pejabat Hizbullah mengatakan kepada AFP pada hari Rabu bahwa kelompok militan Lebanon itu tidak akan terlibat secara militer jika Amerika Serikat melakukan serangan terbatas terhadap Iran.

Namun, menurut pejabat tersebut, Hizbullah akan campur tangan jika Amerika Serikat mencoba untuk melukai Khamenei, yang didefinisikan sebagai "garis merah".

Sementara itu, Israel telah mengirimkan pesan tidak langsung kepada Lebanon bahwa mereka akan menyerang Lebanon dengan keras, menargetkan infrastruktur sipil, termasuk bandara, jika Hizbullah terlibat dalam perang AS-Iran, kata dua pejabat senior Lebanon pada hari Selasa dalam sebuah wawancara dengan Reuters.

Militer Israel atau IDF telah memberikan pukulan berat kepada Hizbullah selama perang tahun 2024, membunuh pemimpinnya Hassan Nasrallah bersama ribuan milisinya dan menghancurkan sebagian besar persenjataannya.

Pada hari Rabu, IDF merilis laporan yang merinci serangan baru-baru ini terhadap aset teror Hizbullah, yang meliputi peluncur rudal, lokasi pembuatan senjata, dan pusat komando untuk unit elite.

"Selama beberapa bulan terakhir, pasukan IDF telah beroperasi di Lebanon selatan untuk membongkar infrastruktur teroris dan mencegah upaya organisasi teroris Hizbullah untuk mempersenjatai diri kembali," kata IDF.

Menurut laporan tersebut, operasi IDF mencakup serangan terhadap senjata dan infrastruktur, termasuk posisi pengamatan dan penembakan di mana peluncur anti-tank Hizbullah berada.

IDF menyatakan bahwa keberadaan senjata dan milisi di Lebanon selatan merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kesepahaman antara Israel dan Lebanon.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Perdamaian Segera Terwujud,...
Perdamaian Segera Terwujud, Militer Iran: Keinginan Rakyat Sudah Dipaksakan kepada Musuh
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Perang Iran: Dari Bertahan...
Perang Iran: Dari Bertahan Hidup Menjadi Pengatur Kawasan?
China Tangkap Warga...
China Tangkap Warga Negara AS Atas Tuduhan Spionase
Program Rudal Iran Tak...
Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Ridho Sadewo Bongkar...
Ridho Sadewo Bongkar 7 Strategi Free Fire yang Bikin Peluang Booyah Lebih Besar
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
BAIC Pasang Strategi...
BAIC Pasang Strategi Agresif di Indonesia, DP 10%, Potongan Rp50 Juta
Berita Terkini
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved