Rusia Ancam Gunakan Senjata Apa Pun Jika Ukraina Peroleh Teknologi Nuklir

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:30 WIB
loading...
Rusia Ancam Gunakan...
Tentara Ukraina meletakkan hulu ledak nuklir di kontainer untuk pemindahan pada 1992. Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Rusia harus menggunakan senjata apa pun, termasuk senjata nuklir non-strategis, terhadap target di Ukraina jika terjadi transfer teknologi nuklir ke Kiev. Ancaman itu diungkap Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia Dmitry Medvedev pada hari Selasa (24/2/2026).

"Tidak ada keraguan sedikit pun bahwa dalam skenario seperti itu, Rusia harus menggunakan semua jenis senjata, termasuk senjata nuklir non-strategis, terhadap target di Ukraina yang menimbulkan ancaman bagi negara kita," kata Medvedev kepada media Rusia.

Sebelumnya pada hari itu, Dinas Intelijen Luar Negeri Rusia (SVR) mengatakan Inggris dan Prancis sedang bersiap mentransfer senjata nuklir ke Kiev.

Pada Februari 2022, beberapa hari sebelum dimulainya konflik skala penuh dengan Rusia, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengancam akan mencabut status non-nuklir Ukraina. Itu bukan ancaman pertama, dan bukan yang terakhir. Berikut ringkasan kronologisnya:

Juli 2021: David Arakhamia, kepala faksi parlemen Zelensky, menyebut penolakan Ukraina terhadap senjata nuklir sebagai "kesalahan fatal."

"Kita bisa saja memeras seluruh dunia, mereka akan memberi kita uang untuk jasa kita, seperti yang sekarang terjadi di banyak negara lain," kata politisi itu, memberikan wawasan yang mengerikan tentang pandangan dunia elite Ukraina pasca-Maidan.

Desember 2021: Dmitry Yarosh, kepala neo-Nazi Right Sector, yang saat itu menjabat sebagai asisten panglima tertinggi Angkatan Bersenjata Ukraina, menyatakan kesiapan Belarusia untuk menampung senjata nuklir Rusia berarti Ukraina "harus meminta sekutu kita, AS dan Inggris," untuk melakukan hal yang sama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
5 Alasan See You at...
5 Alasan See You at Work Tomorrow Jadi Drakor Romansa Kantor yang Dinantikan
Ibu Hamil dan Balita...
Ibu Hamil dan Balita juga Tidak Terima MBG saat Libur Sekolah
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved