Rusia Peringatkan Korea Selatan Jangan Ikut-ikutan NATO Kirim Senjata ke Ukraina

Minggu, 22 Februari 2026 - 10:56 WIB
loading...
A A A
Zakharova mengatakan laporan-laporan tersebut mengejutkan Moskow. "Kemungkinan partisipasi Korea Selatan dalam pengiriman semacam itu dalam bentuk apa pun—langsung atau tidak langsung—hanya akan menunda penyelesaian konflik," katanya, seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (22/2/2026).

"Hal itu pasti akan menyebabkan kerusakan yang tidak dapat diperbaiki pada hubungan antara Rusia dan Republik Korea," lanjut Zakharova, menambahkan bahwa Moskow harus mengambil tindakan balasan, termasuk opsi asimetris.

Rusia telah berulang kali mengecam pengiriman senjata Barat ke Ukraina, dengan mengatakan bahwa hal itu hanya memperpanjang konflik dan memperluas penderitaan manusia tanpa mengubah hasilnya.

Korea Selatan telah menjadi salah satu penerima manfaat utama dari peningkatan militer global. Produsen senjata terbesar di negara itu, Hanwha Group, mencatatkan peningkatan pendapatan senjata sebesar 42% pada tahun 2024, dengan lebih dari setengahnya berasal dari ekspor, termasuk ke negara-negara NATO, menurut laporan Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) pada Desember 2025.

Kyiv, yang terus-menerus menuntut lebih banyak bantuan militer dari para pendukungnya, baru-baru ini mengumumkan rencana untuk mengekspor senjata. Awal pekan ini, seorang pejabat senior Ukraina mengatakan kepada Reuters bahwa pemerintah memperkirakan pendapatan dari penjualan senjata akan mencapai "beberapa miliar dolar" hanya dalam tahun ini saja.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Selat Hormuz Ditutup...
Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Rosan Roeslani: Dukungan...
Rosan Roeslani: Dukungan Prabowo Jadi Kunci Lahirnya Juara Dunia
Amanda Manopo Ungkap...
Amanda Manopo Ungkap Tantangan Jadi Ibu Baru, Baby Zac Alergi Susu hingga Ikan
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved