Apa Itu Perjanjian 123? Kesepakatan Bernilai Miliaran Dolar dengan AS yang Menjamin Saudi untuk Memiliki Senjata Nuklir

Minggu, 22 Februari 2026 - 03:05 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Dibantu AS, Arab Saudi Segera Kembangkan Senjata Nuklir

3. Mengikuti Langkah UEA

UEA menandatangani Protokol Tambahan pada tahun 2009 sebagai bagian dari pengaturan kerja sama nuklirnya dengan Washington.

Pemerintahan mengirimkan pemberitahuan awal kepada para pemimpin komite kongres pada bulan November, sebuah langkah yang diperlukan jika mereka tidak bermaksud untuk melanjutkan Protokol Tambahan, dan perjanjian final dapat diajukan ke Kongres pada tanggal 22 Februari, yang memicu periode peninjauan selama 90 hari.

Selama waktu ini, DPR dan Senat dapat memblokir kesepakatan tersebut dengan mengeluarkan resolusi penolakan.

4. Saudi Memiliki Cadangan Uranium yang Banyak

Para pejabat Saudi telah lama berpendapat bahwa kerajaan tersebut memiliki cadangan uranium yang signifikan dan harus mempertahankan hak untuk mengembangkan siklus bahan bakar nuklir yang lengkap.

Menteri Energi Saudi Pangeran Abdulaziz bin Salman mengatakan tahun lalu bahwa kerajaan tersebut akan memperkaya uranium dan memproduksi "yellowcake," konsentrat uranium olahan yang dibuat setelah penambangan tetapi sebelum pengayaan.

Para analis mengatakan bahwa mengizinkan pengayaan dapat menyebabkan perubahan transformatif dalam kebijakan nuklir regional, yang berpotensi mendorong negara-negara lain untuk mencari kemampuan serupa.

Negosiasi nuklir ini terjadi di tengah pembicaraan pertahanan dan ekonomi AS-Saudi yang lebih luas, termasuk diskusi tentang penjualan senjata, seperti jet tempur F-35, sambil juga membahas kekhawatiran terkait keunggulan militer kualitatif Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Helikopter Saudi Aramco...
Helikopter Saudi Aramco Jatuh, 14 Orang Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Diperiksa 4 Jam, Mantan...
Diperiksa 4 Jam, Mantan Menpora Dito Ariotedjo Dicecar 10 Pertanyaan KPK soal Kunjungan ke Arab Saudi
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Tegas! Iran Tak Akan...
Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel
Rekomendasi
Merger Enam BPR Dapat...
Merger Enam BPR Dapat Restu OJK, Lintas 5 Provinsi di Sumatera
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama The Extraordinary House of Broken Hearts Eksklusif di V+Short
OTT di Kuansing, KPK...
OTT di Kuansing, KPK Minta Bupati dan Sekda Menyerahkan Diri
Berita Terkini
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved