Apa itu Proyek Vault? Ambisi Trump untuk Menguasai Mineral Tanah Jarang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:25 WIB
loading...
A A A
Lebih dari selusin perusahaan telah mendaftar untuk berpartisipasi, termasuk General Motors, Stellantis, Boeing, GE Vernova, dan Google. Bloomberg News melaporkan bahwa tiga perusahaan perdagangan komoditas telah menandatangani kesepakatan untuk menangani pembelian bahan baku.

BacaJuga: Drone Kamikaze Iran Jadi Momok Menakutkan bagi Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya

2. Mendukung Manufaktur AS

Para pejabat mengatakan inisiatif ini juga dimaksudkan untuk mendukung manufaktur AS dengan menjaga risiko rantai pasokan agar tidak membebani neraca perusahaan dan memastikan cadangan mineral selama 60 hari untuk keadaan darurat.

Dengan harga saat ini, anggaran USD12 miliar akan cukup untuk membeli setiap gram mineral penting yang digunakan di luar China dalam setahun.

3. Melawan China

Proyek Vault dirancang untuk melawan penggunaan mineral langka oleh China sebagai pengaruh geopolitik, khususnya selama perang tarif tahun lalu dengan Washington.

China saat ini memproduksi sekitar dua pertiga mineral langka dunia dan memurnikan hampir 90% di antaranya, memberikannya kendali atas pasokan global.

Beijing dua kali berupaya untuk memberlakukan kontrol terhadap ekspor mineral langka selama negosiasi perdagangan AS-China, hanya untuk melonggarkan pembatasan tersebut seiring meredanya ketegangan. Ini menjadi pengingat betapa cepatnya China dapat mempersenjatai dominasinya di sektor ini.

Pembatasan ini menyebabkan kekurangan pasokan dan penundaan produksi secara langsung di antara produsen AS dan Eropa, mempercepat seruan untuk diversifikasi mineral penting.

Para pemimpin China telah menggunakan logam tanah jarang sebagai alat tawar-menawar sebelumnya. Pada tahun 2010, Beijing tiba-tiba memangkas ekspor ke Jepang selama perselisihan diplomatik, mengguncang rantai pasokan dan harga.

Rencana penimbunan mineral AS ini dimodelkan pada Cadangan Minyak Strategis, yang dibuat sebagai respons terhadap krisis minyak pada tahun 1970-an, ketika embargo minyak Arab menyebabkan harga minyak naik empat kali lipat, yang menyebabkan kekurangan bahan bakar yang meluas.

Cadangan logam tanah jarang yang baru akan membantu melindungi produsen AS dari guncangan pasokan sekaligus mendukung produksi dalam negeri.

Proyek Vault mencerminkan upaya yang lebih luas oleh pemerintahan Trump untuk memperkuat rantai pasokan AS terhadap tekanan geopolitik. Selama setahun terakhir, Pentagon telah menghabiskan hampir USD5 miliar untuk mengamankan aksesnya ke mineral tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Mengejutkan! 92% Warga...
Mengejutkan! 92% Warga Israel Yakin Negaranya Kalah Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Berita Terkini
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved