Apa itu Proyek Vault? Ambisi Trump untuk Menguasai Mineral Tanah Jarang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:25 WIB
loading...
A A A
Bulan lalu, sekelompok anggota parlemen dari kedua partai mengusulkan sebuah lembaga baru dengan anggaran USD2,5 miliar untuk mendorong produksi logam tanah jarang dan mineral penting lainnya.

4. Bekerja Sama dengan Banyak Pihak

Perwakilan dari 55 negara, termasuk negara-negara Uni Eropa dan Jepang, berkumpul di Departemen Luar Negeri di Washington, DC, untuk bertemu sebuah pertemuan puncak tentang mineral kritis.

Wakil Presiden Vance mengatakan kepada mereka bahwa AS ingin membantu membangun "blok perdagangan" logam tanah jarang di antara sekutu dan mitra yang menjamin akses AS sekaligus "memperluas produksi di seluruh zona."

Negara-negara yang berkumpul juga termasuk pemasok utama atau yang sedang berkembang seperti Australia, India, dan Thailand, bersama dengan konsumen dan pengolah logam tanah jarang, Korea Selatan, Jerman, dan Kanada.

Beberapa negara Afrika, termasuk Republik Demokratik Kongo, juga hadir. Mereka dipandang sebagai mitra penting dalam pasokan mineral penting lainnya.

Blok perdagangan yang diusulkan akan mengatur harga minimum untuk mineral penting guna mencegah Tiongkok tiba-tiba meningkatkan ekspor dan merugikan negara lain.

"Kami ingin menghilangkan masalah orang-orang yang membanjiri pasar kami dengan mineral penting murah untuk merugikan produsen domestik kami," kata Vance.

"Investasi hampir mustahil, dan akan tetap seperti itu, selama harga tidak stabil dan tidak dapat diprediksi," tambahnya, dilansir DW.

Proyek Vault, aliansi AS-UE-Jepang, dan blok perdagangan mineral penting yang direncanakan secara luas dipandang sebagai upaya untuk meningkatkan perlindungan jangka pendek dan diversifikasi jangka panjang dari China.

Namun, banyak analis percaya bahwa dibutuhkan lima hingga sepuluh tahun investasi berkelanjutan untuk memberikan tantangan yang kredibel kepada produsen terkemuka dunia dan dapat menciptakan kelebihan pasokan mineral penting jika negara-negara mengikuti contoh AS dan menciptakan cadangan mereka sendiri.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Tim Hukum Merah Putih:...
Tim Hukum Merah Putih: Tawaran RJ untuk Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukan Ajakan Jokowi
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Berita Terkini
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved