Israel Kerap Melanggar Gencatan Senjata, Mesir Desak Pengerahan Pasukan Perdamaian Gaza
Selasa, 10 Februari 2026 - 14:08 WIB
loading...
A
A
A
Dalam perkembangan terbaru, pasukan Israel menahan lebih dari 20 warga Palestina selama operasi penahanan skala besar di seluruh Tepi Barat pada hari Senin, lapor kantor berita WAFA.
"Lebih lanjut, kabinet keamanan Israel menyetujui keputusan pada hari Minggu untuk memperdalam kendali Israel atas Tepi Barat yang diduduki dan perluasan pemukiman Yahudi di sana," lapor kantor berita Xinhua.
Di antara langkah-langkah kontroversial yang disetujui adalah pencabutan undang-undang era Yordania yang melarang penjualan tanah kepada orang Yahudi, penghapusan persyaratan izin transaksi khusus, dan pembaruan komite akuisisi tanah negara yang berhenti beroperasi sekitar 20 tahun yang lalu, menurut pernyataan dari kantor Menteri Keuangan Bezalel Smotrich.
Dalam sebuah pernyataan, Kepresidenan Palestina mengecam apa yang disebutnya sebagai "keputusan berbahaya" yang disetujui oleh kabinet Israel, yang "bertujuan untuk memperdalam upaya untuk mencaplok Tepi Barat yang diduduki".
Baca Juga: 5 Negara yang Mengembangkan Jet Tempur Generasi Keenam
Hussein Al Sheikh, wakil presiden Negara Palestina, telah menyerukan kepada Liga Arab, Organisasi Kerja Sama Islam, dan Dewan Keamanan PBB untuk mengadakan sesi darurat untuk membahas keputusan pemerintah Israel.
"Lebih lanjut, kabinet keamanan Israel menyetujui keputusan pada hari Minggu untuk memperdalam kendali Israel atas Tepi Barat yang diduduki dan perluasan pemukiman Yahudi di sana," lapor kantor berita Xinhua.
Di antara langkah-langkah kontroversial yang disetujui adalah pencabutan undang-undang era Yordania yang melarang penjualan tanah kepada orang Yahudi, penghapusan persyaratan izin transaksi khusus, dan pembaruan komite akuisisi tanah negara yang berhenti beroperasi sekitar 20 tahun yang lalu, menurut pernyataan dari kantor Menteri Keuangan Bezalel Smotrich.
Dalam sebuah pernyataan, Kepresidenan Palestina mengecam apa yang disebutnya sebagai "keputusan berbahaya" yang disetujui oleh kabinet Israel, yang "bertujuan untuk memperdalam upaya untuk mencaplok Tepi Barat yang diduduki".
Baca Juga: 5 Negara yang Mengembangkan Jet Tempur Generasi Keenam
Hussein Al Sheikh, wakil presiden Negara Palestina, telah menyerukan kepada Liga Arab, Organisasi Kerja Sama Islam, dan Dewan Keamanan PBB untuk mengadakan sesi darurat untuk membahas keputusan pemerintah Israel.
Lihat Juga :