Intelijen Inggris dan Prancis Terlibat Pembunuhan Saif al-Islam Gaddafi, Ini 3 Motifnya
Selasa, 10 Februari 2026 - 02:20 WIB
loading...
A
A
A
Menurut jurnalis tersebut, Saif al-Islam Gaddafi “ingin menghidupkan kembali ide-ide ini” dan itulah alasan mengapa “Inggris dan Prancis sangat tidak ingin [ia] memenangkan pemilihan mendatang.”
Baca Juga: Sanae Takaichi Menang, China Meradang, Ada Apa Gerangan?
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengatakan pekan lalu bahwa Moskow "mengutuk keras kejahatan ini" dan mengharapkan pembunuhan Saif al-Islam Gaddafi akan diselidiki secara menyeluruh, dan mereka yang bertanggung jawab akan dibawa ke pengadilan.
Baca Juga: Sanae Takaichi Menang, China Meradang, Ada Apa Gerangan?
3. Barat Ingin Terus Menguasai Afrika Utara
Pembunuhan putra Gaddafi “adalah pengingat yang sangat suram tentang kekuatan imperialis negara-negara Eropa Barat yang terus berlanjut yang hanya ingin menekan Afrika, menghancurkannya, sehingga rakyat Afrika tidak dapat memanfaatkan sumber daya mereka sendiri, baik itu berupa sumber daya manusia maupun mineral dari tanah,” tegasnya.Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengatakan pekan lalu bahwa Moskow "mengutuk keras kejahatan ini" dan mengharapkan pembunuhan Saif al-Islam Gaddafi akan diselidiki secara menyeluruh, dan mereka yang bertanggung jawab akan dibawa ke pengadilan.
(ahm)
Lihat Juga :