Israel Akan Caplok Tepi Barat, Ini 4 Bentuk Perlawanan Hamas

Senin, 09 Februari 2026 - 12:10 WIB
loading...
A A A
Perubahan tambahan memperluas kekuasaan penegakan hukum Israel di Area A dan B yang dikelola Palestina untuk masalah-masalah seperti lingkungan, arkeologi, dan warisan budaya, yang berpotensi memungkinkan pembongkaran atau intervensi di zona yang dikendalikan Palestina.

Israel Akan Caplok Tepi Barat, Ini 4 Bentuk Perlawanan Hamas

1. Hamas Mengecam

Dalam pernyataannya, Hamas mengecam keputusan tersebut sebagai bagian dari "rencana aneksasi komprehensif" bersamaan dengan "perang genosida dan pembersihan etnis" yang dilakukan Israel.

Kelompok tersebut menyoroti elemen-elemen spesifik, seperti perebutan tanah, pembukaan pendaftaran properti untuk menguntungkan para pemukim, dan upaya untuk melanggar hak-hak kotamadya Palestina—khususnya di Hebron—sebagai upaya untuk mengubah fakta geografis dan hukum di lapangan dan memaksakan kendali Israel.

"Kami menegaskan bahwa persetujuan kabinet pendudukan Zionis atas keputusan baru yang menargetkan rakyat dan tanah kami di Tepi Barat... termasuk dalam pendekatan kolonial pemukim fasis," bunyi pernyataan tersebut, dilansir Press TV.


2. Perlunya Persatuan Nasional Palestina

Gerakan tersebut menyerukan persatuan nasional dan perlawanan terhadap rencana-rencana ini, mendesak warga Palestina untuk menghadapi rezim pendudukan fasis dan para pemukimnya dengan segala cara yang tersedia.

3. Mendorong Warga Palestina di Tepi Barat untuk Melawan

Hamas menyerukan kepada warga Palestina di Tepi Barat dan Quds yang diduduki untuk "mengintensifkan konfrontasi dengan pendudukan dan para pemukimnya dengan segala cara yang tersedia" untuk menggagalkan aneksasi, Yahudisasi, dan pengusiran paksa.

Gerakan perlawanan tersebut menekankan bahwa warga Palestina "tidak akan menyerah pada kebijakan pendudukan ini" dan akan mempertahankan hak-hak historis mereka melalui keteguhan dan perlawanan.

Baca Juga: Bom Belum Meledak Masih Ada di Situs Nuklir Iran yang Diserang AS

4. Mendorong Negara-negara Arab untuk Ikut Bertanggung Jawab

Lebih lanjut, mereka menuntut agar negara-negara Arab dan Islam memenuhi "tanggung jawab historis" mereka dengan memutuskan hubungan dengan Israel, mengusir duta besar Israel dari negara-negara yang memiliki hubungan, dan mengadopsi posisi yang bersatu dalam mendukung hak-hak Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Trump Klaim AS Telah...
Trump Klaim AS Telah Bikin Kesepakatan Hebat dengan Iran, Teheran Bilang Belum!
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
3 Pelaut India Tewas...
3 Pelaut India Tewas Akibat Serangan Kapal Tanker oleh AS di Lepas Pantai Oman
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Menuju Tata Kelola Pesisir...
Menuju Tata Kelola Pesisir Terintegrasi, Pemerintah Dorong Mangrove sebagai Solusi Berbasis Alam
Maraton Microdrama Makin...
Maraton Microdrama Makin Seru di V+Short, Simak Rekomendasinya!
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Berita Terkini
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Infografis
Cegah Gencatan Senjata,...
Cegah Gencatan Senjata, Israel Palsukan Penemuan Terowongan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved