AS Belum Siap Menyerang Iran, Ini 3 Pertimbangannya

Senin, 02 Februari 2026 - 17:32 WIB
loading...
AS Belum Siap Menyerang...
AS belum siap menyerang Iran. Foto/X/@CENTCOM
A A A
TEHERAN - AS belum siap menyerang Iran karena perlu mengerahkan lebih banyak pertahanan udara ke Timur Tengah agar mampu menangkis kemungkinan pembalasan. Demikian laporan Wall Street Journal, mengutip pejabat Amerika yang tidak disebutkan namanya.

Selama beberapa minggu terakhir, Washington telah mengirimkan apa yang digambarkan oleh Presiden AS Donald Trump sebagai "armada besar dan indah" ke Timur Tengah, yang dipimpin oleh kapal induk USS Abraham Lincoln, untuk menekan Teheran agar menerima kesepakatan nuklir baru.

AS Belum Siap Menyerang Iran, Ini 3 Pertimbangannya

1. AS Siapkan Pertahanan Sekutunya di Timur Tengah

Meskipun ada peningkatan kekuatan militer, serangan udara Amerika terhadap Iran “belum akan segera terjadi” karena Washington perlu memastikan bahwa Israel, sekutu Arabnya, dan pasukan AS di kawasan tersebut terlindungi dengan baik, kata WSJ dalam sebuah artikel pada hari Minggu, mengutip sumber-sumbernya.

Pentagon saat ini sedang memindahkan baterai Thaad dan sistem pertahanan udara Patriot tambahan ke pangkalan-pangkalan yang menampung pasukan Amerika di Yordania, Kuwait, Bahrain, Arab Saudi, Qatar, dan tempat lain, kata para pejabat pertahanan kepada media tersebut.

Setelah AS dan Israel membom fasilitas nuklir Iran Juni lalu, Teheran menanggapi dengan serangan terhadap Israel serta dengan menyerang pangkalan udara Amerika al-Udeid di Qatar. Kerusakan pada fasilitas AS terbatas karena Iran memberikan peringatan dini kepada Washington.


2. Adanya Ancaman Khamenei

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, memperingatkan pada hari Minggu bahwa tindakan militer AS apa pun akan memiliki konsekuensi yang luas di seluruh Timur Tengah, dengan mengatakan bahwa "mereka harus tahu bahwa jika mereka memulai perang kali ini, itu akan menjadi perang regional."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Mengejutkan, 92% Warga...
Mengejutkan, 92% Warga Israel Yakin Iran Telah Menang Perang
Perjalanan Berliku Iran...
Perjalanan Berliku Iran Tulis Sejarah di Piala Dunia 2026
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Wapres AS Blak-blakan:...
Wapres AS Blak-blakan: Trump Tak Akur dengan Netanyahu soal Perang Iran
Rekomendasi
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Atur Jabatan Sipil, Usia Pensiun, hingga Rekrutmen Disabilitas
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Dirjen Imigrasi Minta...
Dirjen Imigrasi Minta Rencana Perluasan Bebas Visa Ditinjau Kembali
Berita Terkini
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Iran Menang Banyak!...
Iran Menang Banyak! Sanksi Dicabut dan Diizinkan Ekspor Minyak
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved