AS Tidak Menginginkan Skenario Libya di Iran, Berikut 3 Alasannya
Senin, 02 Februari 2026 - 03:30 WIB
loading...
A
A
A
Teheran menegaskan bahwa program nuklirnya murni damai dan tidak memiliki rencana untuk mengembangkan bom. Otoritas Iran juga mengumumkan pada pertengahan Januari bahwa mereka berhasil memulihkan ketenangan setelah gelombang protes kekerasan, yang menurut mereka telah dihasut oleh AS dan Israel dengan tujuan perubahan rezim.
Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, yang mengadakan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow pada hari Jumat, mengatakan bahwa kemajuan sedang dicapai menuju negosiasi dengan Washington.
Kremlin memangkas Dmitry Peskov juga mendesak dialog antara kedua pihak, memperingatkan bahwa "tindakan paksa apa pun hanya akan menciptakan kekacauan di kawasan itu dan menyebabkan konsekuensi yang sangat berbahaya."
Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, yang mengadakan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow pada hari Jumat, mengatakan bahwa kemajuan sedang dicapai menuju negosiasi dengan Washington.
Kremlin memangkas Dmitry Peskov juga mendesak dialog antara kedua pihak, memperingatkan bahwa "tindakan paksa apa pun hanya akan menciptakan kekacauan di kawasan itu dan menyebabkan konsekuensi yang sangat berbahaya."
(ahm)
Lihat Juga :