AS Tidak Menginginkan Skenario Libya di Iran, Berikut 3 Alasannya

Senin, 02 Februari 2026 - 03:30 WIB
loading...
AS Tidak Menginginkan...
AS tidak ingin skenario Libya diterapkan di Iran. Foto/X
A A A
TEHERAN - AS tidak menginginkan keruntuhan ala Libya di Iran saat mempertimbangkan kemungkinan tindakan militer terhadap negara tersebut. Itu diungkapkan duta besar Washington untuk NATO, Matthew Whitaker.

Libya tetap terpecah belah lebih dari satu dekade setelah pemberontakan yang didukung NATO menggulingkan pemimpin lama Muammar Gaddafi pada tahun 2011, meninggalkan pemerintahan yang bersaing memperebutkan kekuasaan.

Dalam beberapa minggu terakhir, Washington telah mengirimkan apa yang digambarkan Presiden AS Donald Trump sebagai "armada yang indah" ke Timur Tengah, yang dipimpin oleh kapal induk USS Abraham Lincoln, untuk menekan Teheran agar menerima kesepakatan nuklir baru.

AS Tidak Menginginkan Skenario Libya di Iran, Berikut 3 Alasannya

1. AS Tawarkan Persyaratan kepada Iran

Whitaker mengatakan kepada Fox News pada hari Sabtu bahwa Trump “sangat jelas mengenai Iran, yaitu bahwa Anda tidak boleh memiliki senjata nuklir dan Anda harus berhenti membunuh para pengunjuk rasa di jalanan Anda.”

Pengembangan kekuatan AS adalah “unjuk kekuatan, tetapi juga jalan keluar bagi Iran,” yang dapat “dengan mudah meredakan ketegangan” dengan menyetujui persyaratan Washington, tambahnya.

2. Trump Memiliki Rencana Khusus untuk Iran

“Presiden Trump telah memberi mereka ultimatum. Jelas, dia tidak ingin melihat ini lepas kendali. Kami tidak ingin mengacaukan negara seperti Iran seperti yang terjadi di Libya oleh pemerintahan [Barack] Obama ketika Gaddafi disingkirkan dan tidak ada rencana untuk hari setelah itu,” jelas utusan tersebut.


3. Trump Berhati-hati

Karena itu, Washington akan “berhati-hati dalam menggunakan kekuatan kami” terhadap Iran, tegas Whitaker.

Teheran menegaskan bahwa program nuklirnya murni damai dan tidak memiliki rencana untuk mengembangkan bom. Otoritas Iran juga mengumumkan pada pertengahan Januari bahwa mereka berhasil memulihkan ketenangan setelah gelombang protes kekerasan, yang menurut mereka telah dihasut oleh AS dan Israel dengan tujuan perubahan rezim.

Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, yang mengadakan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Moskow pada hari Jumat, mengatakan bahwa kemajuan sedang dicapai menuju negosiasi dengan Washington.

Kremlin memangkas Dmitry Peskov juga mendesak dialog antara kedua pihak, memperingatkan bahwa "tindakan paksa apa pun hanya akan menciptakan kekacauan di kawasan itu dan menyebabkan konsekuensi yang sangat berbahaya."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Trump: Jika Iran Tak...
Trump: Jika Iran Tak Berperilaku Baik, Kita Akan Jatuhkan Bom di Kepala Mereka
Rekomendasi
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Malih Tong Tong Doakan...
Malih Tong Tong Doakan Haji Bolot Cepat Sembuh, Akui Rindu Kerja Bareng Lagi
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Berita Terkini
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved